Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Tak Cukup Setahun, Jembatan Penghubung Ulumambi ke Mamasa Ambruk

Mamuju – Tayang9 – Berdasarkan tanggal kontrak, pengerjaaanya jembatan Penghubung Ulumambi ke Mamasa yang menelan anggaran Rp 1,4 M dimulai 09 Mei 2018, dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender, dan  berakhir pada bulan Desember lalu yang belum genap setahun, jembatan tersebut telah rusak dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jembatan penghubung tersebut dikerjakan oleh CV Pidara Lino, milik Andika, anggota DPRD Kabupaten Mamasa terpilih dengan nomor kontrak 050/19/s.prj-kpa/dau/bm-pupr/m/v/2018.

Jembatan dengan nilai kontrak Rp1,4 miliar yang bersumber dari anggaran dana alokasi umum (DAU) tahun anggaran 2018 itu, merupakan akses satu satunya yang menghubungkan antara desa Ulul Mambi Barat dengan ibu kota Kecamatan Mambi yang setiap hari dilalui warga itu, hanya terlihat ditimbun dan dibenahi ala kadarnya saja.

Dengan kondisi tersebut, warga Desa Ulumambi Barat, Kecamatan Bambang, Kabupatan Mamasa, mendesak pengusutan proyek pembangunan jembatan penghubung di desa itu.

Salah seorang sumber yang enggan disebut namanya belum lama ini mengungkapkan, kerusakan jembatan yang baru saja selesai dikerjakan tersebut, diduga karena kelalaian kontraktornya, yakni diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Meski telah ditimbun pascamenuai sorotan lanjut sumber tadi, namun kondisi jembatan tetap saja memprihatinkan.

“Kalau melihat dari kondisi jembatan, ya kita menduga ini dikerjakan asal-asalan. Buktinya, baru berapa bulan selesai dikerjakan sudah rusak dan terbongkar. Kelihatannya sudah ditimbun, tapi tetap saja tidak sesuai harapan,” ucap salah seorang sumber, melalui press rilis yang dikirim Edo, Kamis,30/05/19.

Ironisnya, meski jelas rusak parah, namun kondisi  proyek jembatan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mamasa tersebut, seolah dibiarkan begitu saja, tanpa ada sanksi tegas kepada pihak rekanan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mamasa, Asri Thomas dalam menyampaikan bahwa proyek pembangunan jembatan tersebut sudah dikerjakan sesuai dengan item anggaran biaya yang telah didesain.

“Saya kira, proyek itu sudah dikerjakan sesuai dengan perencanaan. Ujung jembatan yang dinyatakan mengalami kerusakan memang tidak masuk dalam perencanaan kegiatan,” kata Thomas.(*)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Pemetaan Tenurial, Upaya Pemenuhan Hak Nelayan Tradisional

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…

16 jam ago

Peduli Dampak Kabut Asap, Sat Lantas Polres Polman Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

POLMAN, Tayang9 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar membagikan masker kepada pengguna jalan…

18 jam ago

Bupati Polman Dorong Guru Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi dalam Pembelajaran

POLMAN, Tayang9 – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam…

2 hari ago

Maulid Nabi dan Haul Syekh KH. Muhammad Shaleh di Pambusuang Berlangsung Kondusif

POLMAN, Tayang9 – Polres Polewali Mandar (Polman) bersama Polsek Tinambung lakukan pengamanan kegiatan Maulid Nabi Muhammad…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun Libatkan Lima Mobil di Wonomulyo Polman, Tiga Orang Luka-luka

POLMAN, Tayang9 – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima unit mobil terjadi di Jalan Poros…

2 hari ago

Perpusip Sulbar Hadirkan Perpustakaan Keliling di Tapak Budaya: Teras Literasi dan Pameran Sekomandi

MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menghadirkan layanan Perpustakaan…

2 hari ago