Andi Ruskati Alibaal. (Foto :Net)
Polewali – Tayang9 – Anggota DPR-RI dari Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Barat Andi Ruskati Alibaal, diprediksi masih mengungguli sejumlah pesaingnya, dalam kontestasi Pemilu legislatif 17 April 2019 mendatang.
Berdasarkan hasi survei Y-Publica yang dikutip dari laman Gatra.com tertanggal 10/03/19, menunjukkan Caleg DPR-RI berstatus petahana dari Partai Gerindra Ruskati Ali Baal memiliki elektabilitas tertinggi dengan 16,3%, posisi kedua, diduduki oleh mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat 2 periode, dari Partai Nasdem Anwar Adnan Saleh (AAS) 11,5%.
“Lingkaran dinasti politik sangat kental, berputar-putar dalam perebutan kekuasaan lokal, dan akses ke pusat,” ucap Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran pers di Jakarta, Jumat, 08/03/19.
Selain itu ia juga menambahkan, meski hanya empat kursi, Dapil Sulawesi Barat merupakan tempat “perang” bagi para caleg petahana dan pendatang baru, politik dinasti mulai dari istri, suami, anak serta hubungan kekrabatan lainnya bertarung di pileg 2019.
“Caleg pendatang baru dari PSI Tri Fida Suryati misalnya, harus puas mendapat elektabilitas 1,6%. “Bisa dipastikan parpol baru tidak mendapat tempat di dapil Sulbar, meskipun ada 25,6% pemilih yang belum menentukan pilihan,” tutupnya.
Untuk diketahui, lembaga survei Y-Publica dilakukan di tanggal 21 sampai 30 Januari 2019 di Dapil Sulawesi Barat, yang mendapat alokasi 4 kursi, terhadap 800 yang mewakili tiap kecamatan, sampel dipilih secara acak bertingkat dengan margin of error 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.(Gatra.com)
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…