Bupati Kabupaten Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar.(Foto : FM)
Polewali – Tayang9 – Menanggapi rencana kehadiran Gus Muwaffieq di Polewali Mandar (Polman), pada tanggal 23 Oktober 2019 mendatang, Bupati Kabupaten Polman Andi Ibrahim Masdar (AIM) angkat bicara.
Menurut AIM, adapun tujuan utama dihadirkannya kiyai NU dalam hal ini Gus Muwaffieq pada agenda tabligh akbar, yang dirangkaikan dengan ngaji kebangsaan tersebut, karena pihaknya menyadari masyarakat Kabupaten Polewali Mandar, masih membutuhkan siraman rohani, dan pencerahan.
“Jadi kita berusaha bagaimana mengundang ulama – ulama besar, untuk memberikan pencerahan. Jadi ilmu yang mereka miliki, biar kita bisa tahu,” ucap AIM saat dikonfirmasi di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Jum’at, 18/10/19.
Selain itu juga menambahkan, bahwa pihaknya sangat menyadari jika masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar, masih minim pengetahuan khususnya tentang keagamaan.
“Saat ini, kita ini kan masih banyak masyarakat yang awam masalah agama, dengan adanya beliau datang kan bisa kita tahu bahwa yang sesungguhnya ini, ini, itu. Jadi tidak ada masalah nantinya kedepan untuk Polewali Mandar,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia juga menuturkan, bahwa selain memiliki jumlah penduduk terbanyak dari Enam Kabupaten di Sulawesi Barat, Polewali Mandar juga didominasi mayoritas ummat muslim.
“Polewali Mandar ini kan terbanyak penduduk nya di Sulawesi Barat, dan paling banyak ummat Islamnya juga, harus memang selalu di undang ustadz. Dulu kan sudah datang ustadz Abdul Somad, sekarang kasih datang lagi Gus Muwaffieq,” tutupnya.(FM)
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…