Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

SMK Negeri 1 Sumarorong Gelar Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual

Arnoldus : Langkah Nyata untuk Memastikan Keamanan dan Ketertiban Siswa

SUMARORONG, TAYANG9 — SMK Negeri 1 Sumarorong melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual pada hari Jum’at, 17 Oktober 2025 di Ruang TKR Lantai 2, SMK Negeri 1 Sumarorong.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) SMK Negeri 1 Sumarorong, yang berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Acara sosialisasi dihadiri oleh dua narasumber utama, antara lain Kapolsek Sumarorong, Aiptu Arman, S.Sos, yang mewakili institusi Kepolisian yang menyampaikan terkait peran dan dukungan aparat dalam pencegahan tindak kekerasan di lingkungan pendidikan, serta Kepala Puskesmas Sumarorong, Yustina Lolok, S.Kep., Ns., MM, yang memberikan pemahaman tentang dampak kesehatan akibat kekerasan maupun pelecehan seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan mental peserta didik.

Dalam Kegiatan Sosialisasi, Kepala SMK Negeri 1 Sumarorong, Arnoldus, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab sekolah melalui TPPK untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sikap saling menghormati dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik secara verbal maupun fisik.

Dirinya pun menegaskan bahwa pencegahan perundungan dan kekerasan seksual adalah langkah nyata untuk memastikan keamanan dan ketertiban siswa, sehingga seluruh peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan fokus mengembangkan potensi diri.

Lebih lanjut ia menerangkan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan mental dan karakter siswa, membangun kesadaran akan pentingnya menghargai diri sendiri maupun orang lain, serta menciptakan iklim sekolah yang sehat dan mendukung prestasi akademik.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, sekolah berharap seluruh warga SMK Negeri 1 Sumarorong, baik guru maupun siswa, mampu menjadi pelopor budaya anti perundungan, dan berkomitmen menjaga sekolah sebagai zona aman dari kekerasan dan pelecehan seksual. (**)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Musim Kemarau, Bupati Mamuju Tengah Imbau Warga Hemat Air dan Tak Bakar Lahan

MATENG, Tayang9.com — Memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan…

6 hari ago

Menyulam Kembali Passemandarang: O Dzi Adza, O Dzi Biasa

ADAT merupakan salah satu pilar utama yang membentuk identitas suatu masyarakat. Dalam perspektif antropologi, adat…

7 hari ago

Ribuan Jemaah Padati Monas, Zikir Kebangsaan Teguhkan Spirit Kemerdekaan Indonesia

Jakarta, Tayang9—Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah dan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa melalui perjuangan para pendiri…

2 minggu ago

Empati Tidak Boleh Mengalahkan Fakta

MEDIA sosial kembali menunjukkan betapa kuatnya pengaruh emosi dalam membentuk opini publik. Sebuah video yang…

2 minggu ago

DPRD Sulbar Temui Kepala BKN, Blokir Layanan ASN Enam Kabupaten Dipastikan Dibuka Mulai Besok

Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…

2 minggu ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK NIPD kepada Perangkat Desa, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa di Mamuju Tengah

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

2 minggu ago