Categories: ADVETORIAL

Sebanyak 10 Ahli Waris Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Majene, Tayang9 – Sebanyak sepuluh orang ahli waris menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan, bertempat di ruang rapat wakil Bupati Majene, Selasa (7/9). Santunan tersebut diserahkan langsung Wakil Bupati Majene disaksikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Majene Hamrul Ilyas, pimpinan OPD dan para ahli waris.

Kepala BPJS Sulbar Iman M. Amin mengatakan manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yaitu sebagai jejaring pengaman ketika ada kecelakaan ditempat kerja maka perlu untuk memproteksi dirinya. Sehingga ahli waris akan mendapatkan santunan, pensiun dan biaya pendidikan atau beasiswa bagi ahli warisnya.

“Program ini juga terkait dengan upaya untuk penurunan angka kemiskinan, sebab sudah ada kepastian tentang masa depan ahli waris masing masing peserta BPJS Ketenagakerjaan,” bebernya

“Meski demikian untuk jumlah angkatan kerja di Majene pada tahun 2021 sebanyak 80.206 jiwa namun masih sedikit yang berkeinginan untuk memproteksi dirinya di BPJS Ketenagakerjaan,” sambungnya.

Wakil Bupati Majene Arismunandar mengatakan bahwa kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan sangat terasa bermanfaat bagi para pekerja. Sehingga ia berharap komunikasi dan sinergitas yang baik di semua lini yang ada di Kabupaten Majene bersama BPJS Ketenagakerjaan Majene tetap terjalin.

“Santutan ini sangat bermanfaat bagi ahli waris. Mari kita menjalin kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan dari semua lini yang ada di Kabupaten Majene,” harap Arismunandar

Santunan tersebut diantaranya beasiswa untuk dua orang anak sampai ke Perguruan Tinggi sebanyak Rp. 174.000.000 (Maksimal) (Nama Tenagakerja A. ST. Bulqis Perusahaan : PT Baruga Karsa Utama), santunan Jaminan Kematian sebesar Rp. 42.000.000 (Nama tenagakerja : A. ST. Bulqis Perusahaan : PT Baruga Karsa Utama), santunan jaminan hari tua sebanyak Rp. 6.101.970 (Nama tenagakerja : A. ST. Bulqis Perusahaan : PT. Baruga Karsa Utama). Santunan Jaminan Pensiun Berkala sebanyak Rp. 356.600, (Nama tenagakerja : A. ST. Bulqis Perusahaan : PT Baruga Karsa Utama).

Kemudian Santunan Jaminan Kematian sebanyak Rp. 42.000.000 masing-masing kepada Ramadhan (Nelayan), Haruna (Nelayan), Mawaris (Nelayan), dan Rusdi (Kepala Desa Ulidang Kab. Majene). Sementara untuk santunan Jaminan Hari Tua sebanyak Rp. 5.370.990 (Rusdi : Kepala Desa Ulidang Kab. Majene), serta Uang Pembinaan sebanyak Rp. 30.000.000,- kepada perusahaan Sentosa Mart Malunda.Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Majene bersama Kepala BPJS Ketenaga kerjaan Provinsi Sulawesi Barat. (hms/**)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Muhammad Irsyad (Peneliti SSI Script Survei Indonesia): Walk Out NasDem dan Pentingnya Membangun Komunikasi Politik yang Setara dalam Koalisi

Peneliti SSI Script Survei Indonesia Wilayah Sulawesi Barat, Muhammad Irsyad, menilai dinamika yang terjadi dalam…

9 jam ago

Ziarah Makam Leluhur Poralle Salabose: Rangkaian Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

MAJENE Menjelang pelaksanaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Senin 24 Agustus 2026…

13 jam ago

UNASMAN Kukuhkan 206 Guru Profesional

POLMAN, TAYANG9 - Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Program…

15 jam ago

Diskominfostatisper Mamuju Tengah dan MAFINDO Sulbar Edukasi Publik Tangkal Hoaks Lewat Dialog Literasi Digital

MAMUJU — Kepala Bidang Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah, Nur…

16 jam ago

Pemprov Sulbar Tetapkan Logo HUT ke-22, Ini Makna dan Filosofinya

MAMUJU, TAYANG9 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menetapkan penggunaan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22…

23 jam ago

Jembatan Perintis Garuda Segera Dibangun, TNI dan Warga Tutar Gelar Doa Bersama

POLMAN, TAYANG9 – Sebelum pembangunan dimulai, anggota TNI bersama masyarakat menggelar doa bersama di lokasi…

1 hari ago