Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Revolusi Industri 4.0, KOPRI PB.PMII Lebih Banyak Melihat Peluang

Mamuju – Tayang9 – Ketua Umum KOPRI PB.PMII Septi Rahmawati, mengatakan bahwa  memasuki era revolusi industri 4.0, telah melahirkan banyak tantangan dan peluang.

Menurut Septi Rahmawati, meski era revolusi industri ini memiliki banyak tantangan, namun PMII khusnya secara spesifik KOPRI, secara kelembagaan lebih banyak membaca peluangnya

“Peluangnya banyak banget, pertama dengan dengan adanya revolusi industri ini kan meningkatkan berbagai macam informasi, bisa kita bilang banjir informasi dan tehknologi yang semakin canggih,” ucap Septi Rahmawati, saat dikonfimasi usai membuka acara SKK, di Aula Kantor Kemenag Sulbar, Jum’at, 06/09/19.

Selain itu ia juga menambahkan, adapun peluang besar dari revolusi industri 4.0 yaitu dapat menjadi ruang peguatan sosial bagi kader KOPRI, khususnya dalam hal menyampaikan hal -hal positif ke khalayak, kemudian sebagai media untuk menyebarkan issu yang menyuarakan tentang hak – hak bagi kaum perempuan, serta dapat menjadi tempat untuk membangun relasi khususnya bagi para warga ataupun kader PMII.

“Tentunya lebih banyak peluang dan tantangannya, Tantanganya adalah bagaimana kita sebagai kader KOPRI agar terus meng update dan meng up garade, kader untuk mampu, di era revolusi industri ini kita siap dengan adanya tehknologi yang semakin canggih, dengan adanya informasi yang terus datang kita siap,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, adapun langkah kongkrit yang ditempuh untuk menjawab tantangan dari revolusi industri 4.0 tersebut yakni fokus pada peningkatan ilmu pengetahuan dan kualitas, serta membangun skill kader secara spesifik dengan memamfaatkan media.

“Ini salah satu langkah kongkrit, bagaimana kader KOPRI itu juga melek media, untuk bisa mampu juga mengikuti perkembangan dari tehknologi yang ada,” tutupnya. (FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

15 jam ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

15 jam ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

18 jam ago

Usai Tugas di Jakarta, Bupati Arsal Aras Kembali ke Mamuju Tengah dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Ribuan Warga

Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kabubu

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…

2 hari ago

Musik dan Psikologi dalam Pengembangan Kognitif Talenta Muda

MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…

3 hari ago