Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Respon Covid 19, PP Nahdlatul Ulum Sarampu Gelar Istighosah dan Khataman Al Quran

POLMAN, TAYANG9 – Ada banyak cara merespon wabah virus corona atau penyakit covid-19 sebagai pandemik yang kini menjadi momok dunia, tidak terkecuali Indonesia. Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren (PP) Nahdlatul Ulum Sarampu.

PP yang diasuh oleh Kiai Muh. Arsyad ini tidak saja dalam bentuk mengeluarkan himbauan kepada santri dan masyarakat agar menjaga kesehatan dan kebersihan serta menjaga kontak dengan penderita yang terindikasi, namun juga dilakukan dengan cara mendekatkan diri kepada Allah Swt berupa istighosah dan khatam serta pembacaan doa yang diniatkan mencegah merebaknya virus corona itu.


Acara istighosah dan khataman Al Quran serta pembacaan doa dilaksanakan di area PP Nahdlatul Ulum Sarampu, Senin malam 16 Maret 2020.

Kiai Muh. Arsyad mengatakan, istighosah dan khataman Al Quran dan doa yang dilakukan berjamaah itu dimaksudkan sebagai ikhtiar untuk menangkal penyebaran virus yang kini menjadi momok itu.

“Ini adalah doa kita kepada Alah SWT, semoga kita semua terlepas dari bala bencana penyebaran Covid-19 yang biasa disebut virus corona tersebut,” bebernya.

Dikatakan, Kiai Muh. Arsyad selaku pimpinan PP Nahdlatul Ulum Sarampu, upaya yang dilakukan tersebut merupakan benteng terakhir pondok.

“Istighasah dan khataman Al Quran serta pembacaan doa ini merupakan benteng terakhir setiap Pondok Pesantren terkhusus PP Nahdlatul Ulum Sarampu untuk menangkal permasalahan atau setiap wabah penyakit yang masuk di nusantara ini,” beber Kiai yang juga Ketua PC NU Kabupaten Polewali Mandar ini.


Dalam arahannya pada istighosah dan khataman Al Quran serta pembacaan doa itu, Kiai Muh. Arsyad meminta kepada para santrinya untuk tetap meningkatkan ketahanan spritual.

“Saya meminta kepada semua santri agar tetap meningkatkan pertahanan spritual, karena ketahanan spritual selain kita yakini bisa menangkal semua bencana dan bala, juga menjaga kejernihan dan bisa menenangkan jiwa kita,” kunci Kiai Muh. Arsyad. [**]

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

14 jam ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

14 jam ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

17 jam ago

Usai Tugas di Jakarta, Bupati Arsal Aras Kembali ke Mamuju Tengah dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Ribuan Warga

Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kabubu

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…

2 hari ago

Musik dan Psikologi dalam Pengembangan Kognitif Talenta Muda

MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…

3 hari ago