Ilustrasi (net)
Majene, Tayang9 – Adanya rencana refocusing untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2021 Kabupaten Majene, untuk penanganan pendemi Covid-19. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene memberikan tanggapan perihal tersebut.
Rencana refocusing APBD murni Kabupaten Majene, Wakil ketua I DPRD Majene, M.Idwar, mengatakan jika memang sudah ada informasi dari Badan Keuangan Daerah Majene untuk pemangkasan anggaran APBD 2021.
“Ada pengurangan dana dari pusat, karena itu sudah ketentuan kita harus ikuti”, tuturnya kepada media pada Kamis (18/02)
Hal yang sama pun disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Majene, Kasman Kabil, jika anggaran APBD tahun 2021 Kabupaten Majene mengalami pengurangan.
“Dana DAU dari pusat tahun ini dikurangi sebesar Rp 16 miliar, suratnya sudah turun sehingga kembali akan dilakukan refocusing anggaran APBD 2021”, terangnya.
Untuk refocusing anggaran APBD 2021 ini, tambah Kasman, jumlah besaran dan bagaimana realisasinya sebab ini masih sekaitan dengan penanganan covid 19, pihaknya masih menunggu regulasi dari pusat.
”Refocusing ini dikarenakan pendapatan negara berkurang terlebih kondisi saat ini masih covid-19. Kita berharap semoga pandemi ini bisa berlalu dengan cepat dan semuanya kembali berjalan normal”, tandasnya. (/**)
Peneliti SSI Script Survei Indonesia Wilayah Sulawesi Barat, Muhammad Irsyad, menilai dinamika yang terjadi dalam…
MAJENE Menjelang pelaksanaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Senin 24 Agustus 2026…
POLMAN, TAYANG9 - Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Program…
MAMUJU — Kepala Bidang Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah, Nur…
MAMUJU, TAYANG9 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menetapkan penggunaan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22…
POLMAN, TAYANG9 – Sebelum pembangunan dimulai, anggota TNI bersama masyarakat menggelar doa bersama di lokasi…