Tayang9.com, Polewali- Ratusan pemuda desa yang tersebar di Kecamatan Matakali, Tapango, dan Matangnga, mengikuti Diklat Terpadu Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Polewali Mandar di Desa Tapua Kecamatan Matangnga, Kamis (28/12).
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Polewali Mandar, Busra Baharuddin kepada awak media menuturkan, Diklatsar Banser yang dilaksanakan tersebut bukan sesuatu yang baru bagi warga di Polewali Mandar, khususnya untuk di Tapango, Matakali dan Matangnga, sebab sejak dulu, kata Busra, sejak zaman kemerdekaan hingga pertengahan tahun 60-an banyak pemuda di Matangnga menjadi bagian dari organisasi pemuda Nahdlatul Ulama tersebut.
“Kami mendapat informasi dari pengurus PAC Ansor di tiga Kecamatan, Tapango, Matakali, dan Matangnga, bahwa sejak zaman kemerdekaan dulu, hingga tahun 60-an banyak sesepuh kampung sekarang yang menjadi bagian dari anggota Gerakan Pemuda Ansor,” tutur Busra.
Di tempat berbeda, Imam masjid Tapua, Ali Matan mengaku bahwa dulu dirinya pernah menjadi bagian dari anggota Gerakan Pemuda Ansor. Diungkapkan bahwa dulu ia bersama KH. Muhsin Tahir, putera dari Ulama khos di Mandar KH. Muhammad Tahir (Imam Lapeo) bahu membahu mesyiarkan Islam yang menyatu dengan kearifan lokal di Mandar, terkhusus lagi di daerah Matangnga dan sekitarnya. Sehingga lanjutnya lagi, kehadiran Ansor sudah sangat dirindukan warga, terkhusus lagi di Desa Tapua.
“Kami di tahun 60-an, aktif di Ansor, kami bersama-sama puteranya Imam Lapeo, Muhsin Tahir berjuang di Ansor dan NU,” kenang Ali Matan.
Pembukaan Diklatsar Banser yang berlangsung dari tanggal 28 Desember hingga tanggal 31 Desember 2018 dihadiri perwakilan Pemerintah Desa dan Polsek Matangnga. Sejumlah petinggi Ansor Sulawesi Barat, diantaranya Ketua Dewan Pembina Gerakan Pemuda Ansor Polewali Mandar Asikin Noer, Sekretaris Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Barat Herwin Montolalu, Kasatkorwil Banser Sulawesi Barat Muhammad Ansar, dan Kasatkorcab Banser Mamuju Ikhsan Hidayah.
SALAH satu kekayaan terbesar yang diwariskan oleh para leluhur Mandar kepada generasi penerus bukanlah harta…
Sinopsis Cerita Lokal Tragedi I Kauseng Puang Cadzia adalah istri Pa’bicara Balanipa bernama Puang Gamma’.…
Majene, tayang9.com — Kartini Manakarra menggelar kegiatan nonton bareng dan bedah film Marlina Si Pembunuh…
DALAM sejarah perkembangan Islam di Tanah Mandar, nama To Salama' Syekh Abdul Mannan menempati posisi…
NOVEL Asmaraloka (1999) karya Danarto merupakan salah satu karya sastra Indonesia modern yang paling mengaburkan…
SALAH satu bagian paling problematis dalam rancangan perda ini adalah pembentukan Dewan Kebudayaan Daerah. Secara…