Setiba di kampungnya, entah apa yang merasuki Kaco mendadak dengan pakaian medis lengkap dirinya berkeliling usai buka ke semua tempat keramaian mengendarai saiyyang balibinna. Seakan ia sedang menyindir sekaligus mengingatkan bahwa malam terakhir ramadan ini tak perlu selebrasi yang berlebihan, tetapi cukup dengan menggemuruhkan takbir dan sujud syukur, setelah kali ini, puasa dan lebaran tidak lagi hanya ditemani sepi dan ketakutan seperti dua tahun sebelumnya.
POLEWALI MANDAR, TAYANG9 - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polewali Mandar (Polman) menyampaikan duka…
PAGI itu Minggu 17 Agustus 2025, suasana hening penuh haru, bangga dan cinta. Dihadapan seluruh…
POLEWALI MANDAR, TAYANG9 – Kebakaran hebat melanda Empat unit kios di Jalan Padi Unggul 1,…
UDARA pagi di UPTD SMAN 1 Tinambung berubah menjadi lautan kebanggaan. Tepat pukul 09.00 Wta,…
POLEWALI MANDAR, TAYANG9 - Guna memperkuat imunitas generasi muda terhadap paham radikal, Karang Taruna Kelurahan…
JAKARTA, TAYANG9 - Dr. Asriaty resmi terpilih menjadi ketua Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB)…