Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Pj Bupati Mamasa Terangkan Hakikat Kematian

Dr. Muhammad Zain Terangkan Hakikat Kematian Saat Beri Takziah di Rumah Almarhum Asfar Nuryadin

POLEWALI, TAYANG9 – Penjabat Bupati Mamasa, Dr. M Zain sampaikan belasungkawa dan dukacitanya kepada keluarga almarhum Kepala Dinas PTSP Kabupaten Mamasa, Asfar Nuryadin.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Pj Bupati Mamasa saat memberi takziyah di kediaman almarhum, beralamat di Koppe’ Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Rabu (4/12/2024).

Dalam takziahnya, Pj Bupati juga memaparkan hakikat kematian, jenis-jenis kematian dan hakikat kehidupan abadi (life after death) kehidupan di akhirat.

“Hari ini kita menyaksikan saudara kita menghadapi keharibaan Tuhan Yang Kuasa, Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji’un. Kita adalah milik Tuhan, dan akan kembali ke pangkuan-Nya,” kata Zain.

Dia mengutip Emha Ainun Najib (Cak Nun), bahwa kematian ada tiga jenis. Pertama, kematian yang ditakdirkan oleh Tuhan, tidak bisa dimajukan juga tidak bisa diundur. Idza Ja’a Ajaluhum.

“Jenis kematian kedua adalah kematian yang diizinkan oleh Tuhan, awalnya mengidap penyakit tertentu, sehingga mengakibatkan kematian. Ketiga, kematian yang dibiarkan oleh Tuhan, contohnya orang yang bunuh diri,” tambahnya.

Hakikat kematian, lanjut Zain, adalah life after death, kehidupan abadi. Banyak orang takut mati, karena tidak memahami hakikat kematian. Sementara Ulama Sufi justru merindukan kematian. Detik-detik maut menjemput Jalaluddin Rumi, justru merayakan ibarat pesta pernikahan.

“Kematian menurut para Sufi adalah penyatuan antara hamba dan Tuhan, al Nas kulluhum niyamun, wa idza maatu qad intabahu. Semua manusia di dunia ini dalam keadaan tertidur, nanti setelah kematiannya baru terbangun. Tersingkap kehidupan yang sebenarnya,” imbuh Zain.

Lebih lanjut, Zain menerangkan, kehidupan setelah kematian adalah hidup yang sebenarnya. Sesungguhnya kehidupan dunia hanya 1 jam setengah. 1 hari di akhirat seperti 1.000 tahun di dunia. Waktu singkat ini digunakan untuk beramal saleh.

“Fase kehidupan manusia, dimulai dari alam ruh ke alam rahim, lanjut ke alam dunia, terus ke alam kubur dan berakhir di alam akhirat. Saat manusia lahir, kita menyaksikan dunia yang begitu luas. Begitupun setelah kematian, kehidupan akhirat jauh lebih luas dan lebih besar,” pungkasnya.

Akhir takziah, Zain berdo’a semoga semuanya dianugerahi cinta dari Sang Maha Cinta untuk berbuat kebajikan, berbuat amal saleh sebagai bekal pada perjalanan selanjutnya. Ia juga berdo’a semoga almarhum tenang dan diterima disisi-Nya.

FARHAM RAHMAT

Alumnus Hukum IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta Timur dan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. selain aktif sebagai blogger juga aktif dalam pengembangan skill bahasa Inggris dan Arab serta serius nyantri di Majelis Sholawat Simpang M. Ketua Zain Office ini juga dipercaya sebagai editor di media katalogika.com, serta tercatat sebagai pemuda pelopor literasi digital Polewali Mandar

Recent Posts

Empati Tidak Boleh Mengalahkan Fakta

MEDIA sosial kembali menunjukkan betapa kuatnya pengaruh emosi dalam membentuk opini publik. Sebuah video yang…

6 jam ago

DPRD Sulbar Temui Kepala BKN, Blokir Layanan ASN Enam Kabupaten Dipastikan Dibuka Mulai Besok

Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…

4 hari ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK NIPD kepada Perangkat Desa, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa di Mamuju Tengah

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

4 hari ago

Bupati Arsal Aras Perkuat Perlindungan Pekerja, Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan…

6 hari ago

Dua Pengembara Ilmu dari Tanah Mandar

TIGA puluh tahun silam, langkah pertama saya menapaki dunia pesantren dimulai. Sebuah perjalanan penuh suka…

6 hari ago

DPP KNTI: 3 Persoalan Nelayan Laliko Cermin Masalah Struktural Nelayan Tradisional Indonesia

POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…

1 minggu ago