Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Perintisan Jalan Dinilai Tidak Maksimal, Pemuda Labuan Rano Desak Kejari Memanggil Kadis PU

Mamuju -Tayang9 – Perintisan jalan penghubung di Desa Labuan Rano, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, menuai sorotan dari tokoh pemuda

Menurut Dedi Kurniadi, perintisan jalan yang berada didesanya tersebut,  telah menggelontorkan anggaran begitu besar, namun hasil dari pengerjaannya jauh dari kata maksimal, dikarenakan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Sudah menghabiskan anggaran begitu
banyak namun kendaraan roda Dua tak
dapat tembus keatas akibat ketinggian
tebing, yang tidak di breker oleh rekanan yang mengakibat kan pengendara roda Dua banyak yang terjatuh,” ucap Dedi Kurniadi, saat dikonfirmasi, Minggu, 10/02/19.

Selain itu ia juga menambahkan, melihat kondisi tersebut pihaknya mengaku sangat menyayangkan akan hasil dari proses pengerjaan yang dilakukan oleh kontraktor dalam hal ini Cv. Marjan.

“Sehingga kami meminta kepada  pemerintah dalam hal ini Kepala dinas PU Kabupaten Mamuju bisa memanggil rekanan tersebut, untuk
memperbaiki ulang jalan tersebut, mengingat jalan penghubung tersebut sangat mengalami ketinggian yang sangat ekstrim,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, agar Kepala Dinas PU Kabupaten Mamuju dapat bertanggung jawab penuh, atas kinerja dari pihak kontraktor atas kinerjanya yang dinilai asal-asalan, karena PPK yang mengawasi pekerjaan tersebut, telah mengeluarkan berita acara PHO.

“Dan kami harap kepala dinas bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut yang di kerja asal-asalan oleh perusahaan CV.Marjan mengingat Pihak PPK yang memgawasi langsung pekerjaan ini mengeluarkan berita acara PHO, yang menjadi dasar pembayaran 100 persen kepada rekanan  namun pekerjaannya tidak maksimal,” bebernya.

Pemuda asli kelahiran Desa labuang Rano tersebut juga mengutarakan, bahwa diketahui pembukaan jalan penghubung di desanya tersebut sepanjang 6 KM namun, yang di kerjakan oleh rekanan hanya 2 Kilometer.

“Maka dari itu kami berharap kepada kejaksaan Negri Mamuju untuk mengusut tuntas soal permasalahan ini, dan kami harap agar kejaksaan Negri Mamuju segera menurunkan timnya, untuk memeriksa pekerjaan tersebut, dan memanggil kepala dinas PU sebagai penangung jawab sepenuhnya dalam pekerjaan tersebut, bersama pihak rekanan,” tutupnya.(IR/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Kadis Sosial Sulbar Kunjungi Ibu Suriani Konten Kreator Asal Majene, Ini Alasannya!

Tayang9, Majene – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat Darmawati, melakukan kunjungan kepada salah satu…

16 menit ago

LDKS SMPN 1 Tinambung Juga Bekali Pesertanya dengan Pendidikan Karakter dan Pencegahan Narkoba

POLMAN, TAYANG9 – Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMP Negeri 1 Tinambung, selain diisi…

20 jam ago

Polres Polman Bekuk Terduga Pelaku Curanmor dan Dua Penadah di Pinrang

POLMAN, Tayang9 – Unit Reaksi Cepat (URC) dan Resmob Sat Reskrim Polres Polewali Mandar (Polman) berhasil…

1 hari ago

SMP Negeri 1 Tinambung Gelar LDKS, Anggota Bawaslu Sulbar Berikan Motivasi Kepemimpinan

POLMAN, TAYANG9 - SMP Negeri 1 Tinambung menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang…

2 hari ago

Kearifan Lokal dan Pendidikan, Membangun Ruang Kebudayaan dalam Sistem Pendidikan Formal

KEBUDAYAAN merupakan bagian penting dari identitas dan kehidupan suatu masyarakat. Indonesia sebagai negara multikultural memiliki…

2 hari ago

Awasi Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Sisir Sejumlah Toko di Pasar Sentral Pekkabata

POLMAN, Tayang9 – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Barat bersama Satpol PP Kabupaten…

2 hari ago