Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Penanganan Kasus OTT HSL, JPPR Minta Bawaslu Transparan ke Publik

Mamuju – Tayang9 – Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) Provinsi Sulawesi Barat Firdaus Abdullah, mengaku sangat mengapresiasi jajaran Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar khsususnya Panwascam, yang melakukan OTT terhadap HSL, terkait dugaan praktik money politik.

Menurut Firdaus, intensitas praktik money politik dinilai sangat berpotensi terjadi di mana saja mengingat waktu atau momentum hari.H. pemungutan suara semakin mendekat, dan atas adanya kejadian OTT tersebut pihaknya mendesak, agar Bawaslu dan Panwascam untuk lebih menggencarkan patroli.

“Tentunya ini semakin mendekati hari H, intensitas praktik money politik bisa saja terjadi, olehnya itu kami memandang dan mendesak pihak Bawaslu baik itu pengawas TPS ditingkat Kecamatan, untuk lebih mengefektipkan lebih menggencarkan patroli yang telah dilakukan oleh pihak Bawaslu,” ucap Firdaus, via telepon, Senin, 15/04/19.

Selain itu ia juga menambahkan, selaku relawan pemantau Pemilu pihaknya menghimbau seluruh masyarakat, jika menemukan ada dugaan praktik money politik, agar sekiranya dapat dilaporkan kepihak penyelenggara dalam hal ini Bawaslu.

“Selaku relawan kami menghimbau kepada masyarakat, kalau ada yang seperti itu ambil uangnya dan laporkan,” ungkapnya

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa terkait OTT terhadap HSL yang merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar itu, pihaknya berharap agar penanganannya tersebut berjalan sesuai aturan, mengingat kasus itu masih bersifat temuan, sehingga Bawaslu harus melakukan penyelidikan secara jelas.

“Kalau misalnya masuk dalam unsur tindak pidana Pemilu, maka langsung dimasukkan pada konteks di tim pidana Pemilu,”bebernya.

Mantan Komisioner KPID Provinsi Sulawesi Barat itu juga mendesak pihak Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar, untuk segera melakukan proses pada oknum Caleg DPRD Provinsi itu, mengingat waktu penanganan berdasarkan regulasi yang ada, maksimal 14 hari setelah kasus ditemukan.

“Pihak Bawaslu juga harus melakukan publikasi kemedia, apakah itu betul-betul masuk tindak pidana atau tidak.? Kalau misalnya iya dan seperti apa.? Dan tentu ini akan menjadi semacam pembelajaran bagi caleg lain, supaya untuk lebih berhati – hati,” tutupnya. (FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Cegah Pelanggaran Lalu Lintas dan Balapan Liar, Sat Lantas Polres Polman Gelar Patroli Blue Light

POLMAN, Tayang9 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar memperketat pengamanan wilayah melalui…

3 hari ago

Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira: Kodim 1402/Polman Berangkatkan 23 Atlet Pencak Silat

POLMAN, Tayang9 – Kodim 1402/Polman memberangkatkan atlet pencak silat untuk mengikuti Turnamen Pencak Silat Militer…

3 hari ago

Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas, Sat Samapta Polres Polman Gelar Patroli Perintis Presisi

POLMAN, Tayang9 – Satuan Samapta Polres Polewali Mandar (Polman) kembali mengintensifkan langkah preventif guna menjaga…

3 hari ago

Lawan Stunting, Mahasiswa KKN Unasman Tanam Kelor di Katumbangan Lemo

POLMAN, TAYANG9 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik PUMD Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman)…

3 hari ago

Laka Ganda di Puccadi Luyo, Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia

POLMAN, TAYANG9 — Kecelakaan lalu lintas (laka ganda) terjadi di Puccadi, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo,…

3 hari ago

Tingkatkan Akses Transportasi Warga Desa, TNI Akan Bangun Jembatan Gantung Garuda di Polman

POLMAN, Tayang9 – Jembatan Gantung Garuda akan dibangun di Kabupaten Polewali Mandar sebagai bagian dari…

3 hari ago