Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

PMII Gelar Unjuk Rasa di DPRD Polewali Mandar, Puluhan Personel Polres Polman Lakukan Pengamanan

POLMAN, TAYANG9 – Sejumlah personel Sat Samapta Polres Polman dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di halaman Kantor DPRD Polman pada Senin, 16 Maret 2026. Aksi ini dimulai pada pukul 14.30 WITA dan berlangsung hingga pukul 15.45 WITA, berakhir dalam keadaan aman dan tertib.

Pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Polman Nomor: Sprin/201/III/PAM/.3.2/2026 tanggal 16 Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam IPTU Haspar, SH, didampingi KBO Sat Samapta IPTU Gideon Geradus, serta didukung 70 personel lainnya dari Polres Polman.

Aksi unjuk rasa ini dipimpin oleh Sdr. Febrianto dari Aliansi PMII. Para mahasiswa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan terkait kondisi sosial dan kinerja pemerintah daerah.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain, Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DPRD Polman. Memverifikasi data kemiskinan yang dianggap tidak jelas dan rawan disalahgunakan. Pencopotan Kepala Dinas Sosial yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.

Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko melalui Kabag Ops Polres Polman KOMPOL Najamuddin menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis.

Menurutnya, “Pengamanan kami lakukan untuk memastikan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan sekitar. Kami mengapresiasi aksi ini karena berlangsung damai dan tertib.”

Sejumlah personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi potensi gangguan.

Meskipun jumlah pengunjuk rasa cukup banyak, tidak ada insiden yang terjadi selama aksi berlangsung.

Personel Polres Polman memastikan setiap peserta unjuk rasa dapat menyampaikan aspirasinya secara aman, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, di mana hak untuk menyampaikan pendapat dijaga, namun tetap dalam koridor hukum dan ketertiban.

Aksi unjuk rasa PMII di Polman menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah dan memastikan program sosial tepat sasaran.(*)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Recent Posts

DPRD Sulbar Temui Kepala BKN, Blokir Layanan ASN Enam Kabupaten Dipastikan Dibuka Mulai Besok

Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…

4 hari ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK NIPD kepada Perangkat Desa, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa di Mamuju Tengah

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

4 hari ago

Bupati Arsal Aras Perkuat Perlindungan Pekerja, Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan…

5 hari ago

Dua Pengembara Ilmu dari Tanah Mandar

TIGA puluh tahun silam, langkah pertama saya menapaki dunia pesantren dimulai. Sebuah perjalanan penuh suka…

6 hari ago

DPP KNTI: 3 Persoalan Nelayan Laliko Cermin Masalah Struktural Nelayan Tradisional Indonesia

POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…

1 minggu ago

Pemerintah Desa Lekopadis Gelar Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita

POLMAN, TAYANG9 — Pemerintah Desa Lekopadis bersama Posyandu setempat melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)…

1 minggu ago