Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Pemkab Mamuju Tengah Wacanakan Perampingan OPD, Lima Instansi Berpotensi Digabung

JAKARTA, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah berencana melakukan perampingan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan menggabungkan sejumlah instansi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas birokrasi.

Rencana tersebut mencuat setelah Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, melakukan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Jakarta.

Dalam kunjungan itu, Arsal Aras bersama jajaran Pemkab Mamuju Tengah diterima langsung oleh Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, didampingi tim teknis BKN. Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan kepegawaian yang selama ini dihadapi pemerintah daerah.

“Kunjungan ke BKN terkait dengan persoalan Pemda Mamuju Tengah, di antaranya penerapan merit sistem. Kemudian ada beberapa usulan Pemda yang sudah by sistem melalui aplikasi, namun belum bisa terproses,” ujar Arsal Aras.

Ia mengaku bersyukur karena sejumlah kendala teknis yang menghambat proses usulan kepegawaian akhirnya menemukan solusi setelah berdialog dengan pihak BKN.

“Alhamdulillah setelah bertemu Prof. Zudan dan tim teknis, semua bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain membahas persoalan teknis kepegawaian, pertemuan tersebut juga menyinggung rencana strategis Pemkab Mamuju Tengah terkait penataan struktur organisasi perangkat daerah.

Arsal mengungkapkan pemerintah daerah tengah mempertimbangkan langkah perampingan OPD agar struktur birokrasi menjadi lebih efisien, tanpa berdampak pada posisi pejabat struktural.

“Termasuk langkah Pemda ke depan yang ingin merampingkan OPD, agar dampaknya tidak terhadap pejabat struktural,” jelasnya.

Saat ini, terdapat wacana pengurangan sekitar lima OPD melalui penggabungan sejumlah instansi.

“Ya, sepertinya kita akan merger beberapa OPD. Kemungkinan ada lima OPD yang akan berkurang,” ungkap Arsal.

Ia menegaskan, penataan organisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintahan tanpa mengorbankan jabatan pejabat struktural yang ada.

Pemkab Mamuju Tengah juga berkomitmen memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap menerapkan prinsip merit sistem dalam pengelolaan kepegawaian.

Dengan teratasinya sejumlah kendala teknis di BKN serta rencana penataan OPD, Pemkab Mamuju Tengah optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan profesional.

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Recent Posts

Mengukuhkan Tradisi, Merayakan Otentisitas, Catatan Perjalanan Perayaan Bulan Bahasa MGMP Bahasa Indonesia SMK Polman 2026

Nauwakke’ di’e tulisan e, dengan Bismillah. SUPRIADI, Adi, Pak Sup, Pak Supri, atau Pak Guru…

4 hari ago

KNTI dan ITBM Helat Pelatihan Pemasaran Produk Lokal Perempuan Nelayan di Desa Laliko

POLMAN, TAYANG9 — Produk lokal perempuan nelayan Desa Laliko, Polewali Mandar, didorong menembus pasar digital…

5 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Ajukan Dukungan Rp66,2 Miliar per Tahun untuk Percepatan Revitalisasi Sekolah

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengajukan dukungan afirmasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan…

6 hari ago

Pembatasan BBM di Polewali Dievaluasi, Pengelola SPBU Diingatkan Patuhi Aturan

POLMAN, TAYANG9 – Kapolsek Polewali IPTU Syahrul, S.H., M.H., bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan…

6 hari ago

103 Peserta Ikuti Pelatihan Disiplin dan Bela Negara di Kodim 1402/Polman

POLMAN, Tayang9 – Sebanyak 103 peserta dari lingkungan BUMN, BUMD, dan sejumlah lembaga di Kabupaten Polewali…

6 hari ago

Pemetaan Tenurial, Upaya Pemenuhan Hak Nelayan Tradisional

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…

1 minggu ago