PEMILU serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 17 april 2019 mendatang, Janganlah dimaknai sebagai agenda ceremonial biasa-biasa saja.
Pemilu yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun ini adalah sebuah metode atau cara untuk memilih serta menyeleksi pemimpin, dan wakil rakyat yang nantinya diharapkan mampu meretas, dan menyelesaikan masalah kerakyatan (Popular Problems).
Menjadi seorang pemimpin dan wakil rakyat merupakan hal yang tidak mudah, karena perlu didasari dengan adanya kapasitas pengetahuan, pengalaman dan skill, sehingga calon pemimpin dan wakil rakyat yang nanti akan dipilih, penting untuk diketahui bagaimana latar belakang atau track recordnya.
Olehnya itu siapapun pilihan kita nantinya, akan menjadi penentu masa depan daerah, dan bangsa Indonesia dalam lima tahun mendatang. Dalam berdemokrasi ada hal yang harus disadari bahwa perbedaan pilihan, jangan sampai memutus silaturrahmi. Karena apapun dalil dan alasannya sejatinya kita semua adalah bersaudara.
Dan mengutip Gusdur “kemanusian lebih utama daripada politik”. (*)
SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…
MATENG, Tayang9.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mamuju Tengah menggelar apel peringatan Hari Lingkungan…
Majene, Tayang9 – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), PKM Sendana 1 menggelar…
SELAIN memperlihatkan kecenderungan birokratisasi kebudayaan, Ranperda Pemajuan Kebudayaan Sulawesi Barat yang kini sedang dibahas juga…
"Bukan sekadar lagu, tetapi arsip ingatan kolektif masyarakat pesisir yang tersimpan dalam nada, bahasa, dan…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengambil langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital melalui…