Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Pembangunan RSUD Mamuju Tengah Dimulai, Sekda Targetkan Layanan Rujukan Lebih Optimal pada 2027

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah resmi melaksanakan serah terima lahan pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang bangun (*design and build*) pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Tengah, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman RSUD Mamuju Tengah tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan yang digadang-gadang menjadi salah satu bangunan pelayanan publik terbesar di Kabupaten Mamuju Tengah.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Project Manager PT PP (Persero), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Sekretaris DPRD, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Sekda Mamuju Tengah Litha Febriani menegaskan bahwa pembangunan RSUD merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan gedung rumah sakit yang lebih representatif akan memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya layanan rujukan, sehingga masyarakat tidak lagi harus banyak dirujuk ke daerah lain untuk memperoleh pelayanan medis yang memadai.

“Pembangunan rumah sakit ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan modern demi memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Mamuju Tengah,” ujar Litha.

Ia menjelaskan, proses pembangunan RSUD tersebut melalui tahapan yang cukup panjang, termasuk pengadaan lahan yang melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Pemerintah daerah sempat mempertimbangkan sejumlah alternatif lokasi sebelum akhirnya menetapkan lokasi saat ini karena dinilai strategis dan mendukung pengembangan layanan kesehatan jangka panjang.

Litha juga mengungkapkan bahwa RSUD Mamuju Tengah saat ini telah memenuhi berbagai persyaratan untuk peningkatan status rumah sakit. Namun, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas dukungan dan bantuan yang diberikan dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Selain meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, optimalisasi layanan RSUD juga diharapkan mampu mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui pengelolaan rumah sakit yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Litha berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dan rampung pada Desember 2026 sehingga mulai Januari 2027 masyarakat sudah dapat merasakan peningkatan layanan kesehatan, khususnya layanan rujukan.

“Mudah-mudahan pembangunan rumah sakit ini dapat tuntas pada Desember 2026 sehingga pada Januari 2027 pelayanan kesehatan di Kabupaten Mamuju Tengah, khususnya pelayanan rujukan, dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya.

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Recent Posts

DPRD Sulbar Temui Kepala BKN, Blokir Layanan ASN Enam Kabupaten Dipastikan Dibuka Mulai Besok

Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…

1 hari ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK NIPD kepada Perangkat Desa, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa di Mamuju Tengah

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

2 hari ago

Bupati Arsal Aras Perkuat Perlindungan Pekerja, Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan…

3 hari ago

Dua Pengembara Ilmu dari Tanah Mandar

TIGA puluh tahun silam, langkah pertama saya menapaki dunia pesantren dimulai. Sebuah perjalanan penuh suka…

3 hari ago

DPP KNTI: 3 Persoalan Nelayan Laliko Cermin Masalah Struktural Nelayan Tradisional Indonesia

POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…

5 hari ago

Pemerintah Desa Lekopadis Gelar Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita

POLMAN, TAYANG9 — Pemerintah Desa Lekopadis bersama Posyandu setempat melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)…

6 hari ago