Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Mendapat Penolakan dari DPRD, Pelaksanaan PIFAF 2020 Ditiadakan (?)

Polewali – Tayang9 –Dalam rangka menyikapi Pelaksanaan PIFAF, sebagai agenda tahunan dari pemerintah Polewali Mandar, dan sudah 4 kali terselenggara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar Amiruddin angkat bicara.

Menurut Amiruddin, terkait pelaksanaan PIFAF yang sudah menjadi agenda tahunan Pemkab Polman tersebut, secara kelembagaan di DPRD, telah selesai pasca penyampaian pertanggungjawaban LKPJ Bupati.

“Salah satu rekomendasi DPRD adalah menolak pelaksanaan PIFAF, untuk dievaluasi kembali dengan menggunakan APBD kabupaten. Jadi clear kita artinya, kalau ditanyakan evaluasinya bagi kami menganggap tidak sesuai to,”ucap Amiruddin via telepon, 12/08/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa secara personal pihaknya saat ini sudah sangat sulit untuk memberikan komentar yang lain terkait pelaksanaan PIFAF, lantaran penolakan atas agenda tahunan Pemkab Polewali Mandar itu, telah dituangkan dalam suatu rekomendasi, yang lahir di forum rapat paripurna.

“Artinya susah mi kita berkomentar lain, karena itu sudah keputusan DPR, karena itu dituangkan dalam rekomendasi melalui rapat paripurna,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua DPC PKB Kabupaten Polewali Mandar itu juga menuturkan, bahwa adapun arah dari rekomendasi penolakan terhadap pelaksanaan PIFAF  tersebut, diperuntukkan untuk ditahun 2020 mendatang, sebab panitia untuk ditahun 2019, sudah sejak awal terbentuk.

“Tapi lagi – lagi  itu untuk tahun 2020, karena tidak berselang lama rekomendasi itu keluar, sudah terjadawal memang panitia. Jadi rekomendasinya itu, itu kedepannya to,” bebernya.

Menyikapi pelaksanaan PIFAF ke-4, Amiruddin juga mengakui bahwa pihaknya sejauh ini belum melakukan proses evaluasi, karena jajarannya di komisi IV DPRD, rencana akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan panitia pelaksana.

“Kami belum ini soal itu, karena memang komisi Empat kemarin, itu berencana akan mencoba rapat dengar pendapat dengan panitia, berkaitan dengan selesainya pelaksanaan ini,” tutupnya. (FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Bupati Arsal Aras Perkuat Perlindungan Pekerja, Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan…

16 jam ago

Dua Pengembara Ilmu dari Tanah Mandar

TIGA puluh tahun silam, langkah pertama saya menapaki dunia pesantren dimulai. Sebuah perjalanan penuh suka…

1 hari ago

DPP KNTI: 3 Persoalan Nelayan Laliko Cermin Masalah Struktural Nelayan Tradisional Indonesia

POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…

3 hari ago

Pemerintah Desa Lekopadis Gelar Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita

POLMAN, TAYANG9 — Pemerintah Desa Lekopadis bersama Posyandu setempat melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)…

5 hari ago

CSO Sulbar Satukan Strategi Advokasi Lingkungan

POLMAN, TAYANG9 – Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) di Sulawesi Barat menyatukan langkah untuk memperkuat…

5 hari ago

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

6 hari ago