Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Lewat Adu Penalti, Unasman FC Kandas di Bumdes Cup

MAJENE TAYANG9-Turnamen sepak bola Bumdes Cup, akhirnya dimenangkan oleh tim keseblasan Binanga FC lewat adu penalti dengan skor 4-1 melawan tim keseblasan Unasman FC. Pertandingan tersebut digelar di lapangan Desa Tallu Banua Utara, Jumat (6/19).

Pada babak pertama jalannya pertandingan, Unasman FC yang diisi para pemain mahasiswa asal Polewali Mandar sempat unggul 1-0 yang dicetak oleh kapten mereka, Bento lewat tendangan bebas spektakuler dari jarak 20 meter. Namun Binanga FC yang diisi para pemain transfer tidak patah semangat untuk mengejar ketertinggalan gol. Sehingga pada menit ke 43, Binanga FC akhirnya mampu menyamakn sekor 1-1 lewat serangan kerja sama yang apik.

Tim Official Unasman FC saat memberi arahan kepada pemain sebelum adu penalti

Memasuki babak kedua, dua keseblasan tampak tidak menurunkan tempo permainan. Keduanya sama-sama melakukan jual beli serangan. Kokohnya pertahan Unasman FC membuat pemain depan Binanga FC cukup frustasi. Binanga FC semakin bernafsu untuk menambah gol. Namun serangan yang dibangun muda dipatahkan lewat dua bek tangguh mereka.

Berbagai insiden dilapangan membuat tensi pertandingan semakin menarik. Sehingga wasit harus bekerja ekstra. Dan beberapa kali mengeluarkan kartu kepada pemain yang dianggap melakukan pelanggaran dari kedua tim.

Saat adu penalti, dua eksekutor penendang dari pemain Unasman Yeye dan Bento gagal melaksanakan tugasnya. Alhasil Unasman harus terhenti untuk babak selanjutnya.

N O'BE

Anak pelaut yang ingin menulis dan membaca di daratan.

Recent Posts

47 Anak Taman Baca Raudah Nabawi Ikuti Kunjungan Edukasi di Perpustakaan Provinsi Sulbar

MAMUJU, Tayang9.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan edukasi dari…

3 jam ago

Bupati Polewali Mandar H Samsul Mahmud, Serahkan BLT kepada Warga Desa Lekopadis

POLMAN, TAYANG9 — Dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah kecamatan dan desa, Bupati Polewali Mandar, H.…

16 jam ago

Panggung sebagai Kelas: Mandar Ethno Music Concert Mengajarkan Kita Arti Multikulturalisme

ADA satu momen ketika bunyi berhenti menjadi sekadar bunyi, dan mulai menjadi jejak. Momen itu…

18 jam ago

Resonansi Mandar: Dari Tradisi ke Masa Depan

MENJADI kurator dalam perhelatan ini bukanlah hal yang pernah saya bayangkan sebelumnya. Ketika amanah itu…

2 hari ago

MEMC dan Idealisme Musik Sulawesi Barat

MANDAR Ethno Music Concert (MEMC) merupakan sebuah inisiatif yang lahir dari kesadaran akan pentingnya menjaga…

2 hari ago

Kabiro SDM: Jabatan Ditentukan Kompetensi, Bukan Kedekatan

Jakarta, Tayang9 — Ke depan, Kementerian Agama akan menerapkan sistem Manajemen Talenta sebagai mekanisme utama…

4 hari ago