MAMUJU,TAYANG9 – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik, Senin 13 April 2026.
Berdasarkan data evaluasi terbaru, Layanan Pemberkasan Beasiswa Tahun Anggaran 2025 berhasil meraih Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,85. Skor ini, jika dikonversi berdasarkan PERMENPAN No. 14 Tahun 2017, menempatkan kualitas layanan Biro Pemkesra dalam kategori tertinggi, yaitu Mutu Pelayanan A (Sangat Baik).
Pencapaian ini mencakup sembilan indikator utama pelayanan, di mana aspek biaya/tarif (U4) dan perilaku pelaksana (U7) mendapatkan apresiasi tertinggi dari masyarakat dengan skor masing-masing 3,94 dan 3,92 dari skala 4,00. Hal ini membuktikan bahwa layanan yang diberikan sepenuhnya bebas dari pungutan liar (pungli) dan mengedepankan pendekatan humanis.
Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyatakan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim dalam menjalankan core values ASN BerAKHLAK.
“Alhamdulillah, skor 93,85 ini adalah bukti nyata komitmen kami di Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat untuk menghadirkan birokrasi yang membantu, bukan membebani. Kami memastikan setiap persyaratan yang diminta relevan dan jelas bagi mahasiswa maupun orang tua wali. Fokus kami adalah transparansi mutlak dan pelayanan yang responsif terhadap setiap kendala di lapangan,” ujar Murdanil.
Keberhasilan peningkatan mutu layanan ini sejalan dengan visi besar Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Dalam berbagai kesempatan, Suhardi Duka selalu menekankan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada kemudahan dan keramahan sebagai fondasi Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera.
Beliau mendorong setiap instansi untuk melakukan inovasi digital guna meminimalisir verifikasi manual yang kompleks demi mempercepat distribusi beasiswa bagi putra-putri daerah.
Dengan hasil evaluasi yang sangat baik ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap para penerima beasiswa dapat semakin termotivasi dalam menyelesaikan studi mereka.
Masyarakat pun diajak untuk terus memberikan masukan konstruktif melalui kanal pengaduan yang tersedia guna menjaga konsistensi mutu pelayanan di masa mendatang. (rls)
sumber : Humas Pemprov Sulbar
BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…
PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…
SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…
Majene, Tayan9 - Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…
SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…