Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

KKN PUMD Segerang Rencanakan Pembuatan Pupuk Organik Ramah Lingkungan

POLMAN, TAYANG9 – Melalui KKN-PUMD multimatik angkatan 35 yang berbasis produk karya pengabdian, mahasiswa Universitas Al-Asyariah yang dimulai sejak 10 Agustus lalu dorong perencanaan pembuatan pupuk organik berbasis ramah lingkungan. Itu terungkap melalui seminar program yang dilaksanakan, Kamis 18 Agustus 2022 lalu.

Dalam seminar program kerjanya mahasiswa KKN PUMD mendapatkan banyak masukan dari masyarakat, sebagai pelengkap KKN-PUMD Multimatik untuk membangun Desa Segerang.

Menurut Andi Liliandriani Dosen Pembmbing Lapangan (DPL) Mahasiswa KKN PUMD, berdasarkan hasil seminar Program Kerja, salah satu program kerja yang akan diusung adalah pembuatan pupuk organik.

Diharapkan melalui program kerja itu, dihasilkan karya produk pupuk organik yang sesuai dengan tujuan KKN PUMD multimatik yang dimaksudkan mampu menghasilkan sebuah produk karya.

“KKN Multimatik ini berbasis produk karya pengabdian yang mengharuskan mahasiswa dapat memberikan/menuangkan ide kreatifnya sesuai dengan potensi Desa yang dimiliki,” ujar Andi Lili Andriani dalam sambutannya pada dalam seminar program kerja KKN-PUMD Desa Segerang.

Dikatakannya, program kerja diharapkan dapat membantu warga Desa Segerang yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani yang selama ini pemupukannya masih menggunakan pupuk kimia dan ditakutkan akan berakibat pada pemadatan tanah.

“Ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah dan mempercepat proses dekomposer dalam tanah,” ujar Lili Andriani.

Selanjutnya, masih menurur Lili, program yang dihasilkan melalui seminar desa tersebut, akan dilakukan penyuluhan terlebih dahulu dan diharapkan dapat berjalan sesuai yang diinginkan masyarakat Desa Segerang.

NAIM IRMAYANI

Akrab disapa comel, saat ini selaku direktur Pusat Kajian Perempuan Unasman, juga aktif membina pecinta alam, karang taruna, dan BUMDESa. Masih terus belajar penulisan karya sastra maupun karya ilmiah.

Recent Posts

MMEC 2026 Resmi Ditutup, Kolaborasi Seniman Warnai Malam Penutupan di Buttu Ciping

POLMAN, TAYANG9 – Mandar Musik Ethno Concert (MMEC) 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11…

22 jam ago

Hipnotis Gulintang: Kidung Sunyi yang Nyaris Senyap di Pesisir Bambalamotu

SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…

2 hari ago

Membangkitkan Kembali Jati Diri Musik Etnik Mandar di Tangan Generasi Muda

MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah,…

2 hari ago

Percepat Integrasi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web, Kabiro SDM: Datamu Kariermu

Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi…

3 hari ago

Mandar Ethno Music Concert: Tradisi yang Berbicara ke Masa Depan

POLMAN, TAYANG9 – Gemuruh ruh musik etnik kembali menggema di halaman Taman Budaya dan Museum…

3 hari ago

Malam Ini, Sulbar Bergetar! Mandar Music Ethno Concert 2026 Resmi Menghentak Panggung Taman Budaya

POLMAN, TAYANG9 — Provinsi Sulawesi Barat bersiap menjadi panggung pergelaran seni budaya akbar melalui perhelatan…

4 hari ago