MAJENE, TAYANG9 – Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) bertujuan agar semua Sekolah menerapkan kurikulum berbasis Lingkungan Hidup gerakan dengan mengenalkan serta mempraktekkan beberapa Instrumen yang berkaitan dengan kelestarian Lingkungan Hidup.
Hal tersebut merupakan semangat yang dibangun oleh hampir semua sekolah di negara ini sebagai upaya penerapan pengelolaan sekolah berbudaya dan peduli lingkungan atau biasa disebut Program Adiwiyata.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Majene, H. Mithhar Thala Ali, terkait hal tersebut menyampaikan dan mengajak seluruh kepala sekolah di Kabupaten Majene agar kiranya menerapkan pengelolaan sekolah yang bersih, sehat yang ramah lingkungan, sebagai upaya untuk menjadi sekolah Adiwiyata.
“Kita berharap sekolah di Kabupaten Majene bisa ber-adiwiyata semua”, terangnya
Dirinya juga menyampaikan dan meminta agar sekolah yang ikut Adiwiyata, bukan hanya karena mau ikutan lomba
“Kita ingin ada efek positif pada program Adiwiyata di sekolah ini, dimana anak-anak peduli lingkungannya juga pada proses belajar mengajar akan berlangsung dengan baik karena didukung lingkungan sekolah yang nyaman, bersih, sehat dan ramah langkungan. Sehingga lahir siswa siswi yang cerdas dan berdaya saing tinggi”, terangnya. (int/**)
Peneliti SSI Script Survei Indonesia Wilayah Sulawesi Barat, Muhammad Irsyad, menilai dinamika yang terjadi dalam…
MAJENE Menjelang pelaksanaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Senin 24 Agustus 2026…
POLMAN, TAYANG9 - Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Program…
MAMUJU — Kepala Bidang Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostatisper) Kabupaten Mamuju Tengah, Nur…
MAMUJU, TAYANG9 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menetapkan penggunaan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22…
POLMAN, TAYANG9 – Sebelum pembangunan dimulai, anggota TNI bersama masyarakat menggelar doa bersama di lokasi…