Guru PAUD itu Kreeeenn….!!!

BERADA  ditengah orang-orang yang peduli dengan masa depan generasi anak bangsa, tentu saya merasa sangat senang bercampur haru. Merekalah pribadi yang tak kenal rasa lelah untuk terus berbenah dengan segala kekurangan dan keterbatasan. Tidak hanya pada kebutuhan dalam pembelajaran tapi kesejahteraan mereka juga terbilang jauh dari kata layak dari profesi lainnya.

Dilain sisi juga, mereka kerap dipandang sebelah mata, dianggap tak memberi peran besar dalam dunia pendidikan anak. Mereka (para guru PAUD) hanya pandai bertepuk tangan sambil bernyanyi dan menari. Di era yang dulu , tak banyak yang memiliki minat untuk ambil bagian berprofesi menjadi guru PAUD. Justru banyak yang kadang mencibir dan mempertanyakan jika guru PAUD itu profesi apa…??? Sebuah profesi yang tak bisa menghasilkan nilai uang yang banyak. Yaaa Sallammmmm… ..


Dan tentu profesi sebagai guru PAUD disebut pekerjaan yang jauh dari kata layak. Seolah-olah tenaga dan pikiran mereka tidak dinilai dan tidak pantas untuk dihargai. Mindset atau pola pikir semacam inilah yang kadang muncul dan berkembang di masyarakat di zaman lalu.

Padahal profesi yang tak mengenal tanda jasa ini adalah satu profesi yang sangat penting untuk meletakkan pondasi awal kepada anak. Para guru PAUD selalu menaruh harapan besar kepada anak-anak didiknya. Jika kelak dimasa depan, mereka para AUD akan menjadi generasi penerus yang unggul dan berkualitas.

Modal seorang guru PAUD tidak hanya sekedar memiliki kemampuan bernyanyi, menari dan bertepuk tangan seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Akan tetapi jauh dari pada itu, menjadi seorang guru anak usia dini harus benar-benar siap lahir batin serta mental yang kuat.

Menjadi seorang guru PAUD akan menjadi sosok teladan bagi anak-anak didiknya. Secara psikologis, fase Anak Usia Dini adalah pribadi yang cerdas dalam meniru. Tindakan apapun yang dilakukan oleh guru, langsung atau tidak, tindakan itu akan ditiru dan diciplak oleh anak.
Guru buat anak usia dini adalah sebuah patron yang dianggap kebenaran, hal baik dan tentunya sebuah kepercayaan.


Profesi guru AUD adalah kegiatan yang menjadi ladang pahala, seperti kata sahabat saya yang ber-profesi sebagai guru AUD. Katanya ;

“semata-mata bukanlah nilai materi yang menjadi tujuan kami saat menyampaikan ilmu kepada anak-anak didik, namun jauh daripada itu, besarnya keberkahan lah yang kami cari”.

Ahhhhh… Kamu Kreeeenn dehhhh…!!!

(Nopember ’19)

SULHAN SAMMUANE

Selain Menulis dirinya juga dikenal aktif sebagai pemerhati pendidikan anak usia dini

Recent Posts

SMKN 1 Sumarorong Gelar Rapat Persiapan PBM Semester Genap TA 2025/2026

SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…

3 hari ago

Tutup Tahun, Bawaslu Polman Helat Rapat Pembinaan Aparatur Jajaran Pengawas Pemilu

POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…

1 minggu ago

Dari Simbol ke Aksi Kebudayaan

PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…

2 minggu ago

Ladang Tari Labada Sukses Gelar Pentas Seni Kreatif II 2025

POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…

2 minggu ago

Sertu Bambang Irawan Terima Penghargaan Babinsa Teladan 2025 dari Bupati Polman

POLMAN, Tayang9 – Anggota Koramil 1402-02/Wonomulyo, Sertu Bambang Irawan, menerima Penghargaan Bupati Polewali Mandar Tahun…

2 minggu ago

Pemerintah Harus Berpihak: Kebudayaan sebagai Prioritas Strategis

KEBUDAYAAN Mandar di Sulawesi Barat bukan sekadar warisan estetis atau objek pariwisata, ia merupakan sistem…

2 minggu ago