TAMPAK komunitas 'Jaga Pemilu' Bawaslu Polman ziarah makam Syekh Muhammad Ali Ibnu Ja'far Al Mandary
SAHALAWAT dilantunkan. Sejumlah wirid dan dzikir juga dikumandangkan dalam suara yang pelan. Sejumlah orang tampak duduk setengah lingkaran dengan wajah terpekur merafal wirid, zikir juga shalawatan seakan mencoba mengalahkan suara ketam listrik yang juga tengah mendesis dari luar ruangan kecil yang berkuran kurang lebih 4 x 5 meter itu.
Adalah komunitas jaringan keluarga pesepeda ‘Jaga Pemilu’ Bawaslu Polewali Mandar yang tengah menggelar ritual ziarah di makam Syekh Muhammad Ali Ibnu Ja’far Al Mandary yang terletak di Dara Kecamatan Anreapi Polewali Mandar.
Dalam acara mengayuh sepeda pancal Jumat, 04 September 2020 pagi tadi itu, selain diikuti sejumlah staf Bawaslu Polewali Mandar, tampak pula dalam rombongan Arham Syah anggota atau pimpinan Bawaslu Polman bersama Saifuddin Ketua Bawaslu Polman yang secara khusus memimpin shalawatan, wirid dan dzikir di makam yang dikunjungi oleh rombongan komunitas ‘Jaga Pemilu’ Bawaslu Polman itu.
Dalam agendanya, selain ziarah ke makam tokoh dan penyiar agama yang dilewati oleh rute kayuhan sepeda pancal mereka, juga diselingi pula dengan pembagian bulletin Bawaslu Polewali Mandar ke sejumlah masjid-masjid yang terlewati sebagaimana kebiasaan setiap mereka bergerak mengayuh sepeda pancalnya.
“Ini adalah agenda yang kami rumuskan bersama dengan komunitas bentukan Bawaslu Polewali Mandar mengikuti arahan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat dan Bawaslu RI. Semoga di hari jumat yang baik ini kita selain berolah raga juga dapat memperoleh berkah dari perjalanan-perjalanan yang kita lewati. Termasuk perjalanan kelembagaan kami ke depan,” urai Arham Syah.
Dikatakan Arham Syah, sejumlah kegiatan selain penguatan internal kelembagaan seperti diskusi reguler pengawasan internal Bawaslu juga memandang penting untuk merumuskan program sosialisasi yang bisa menyasar langsung ke sejumlah tempat.
“Saya kira ini adalah rangkaian dari sosialisasi yang kami laksanakan, utamanya melalui kehadiran kami di sejumlah tempat-tempat ibadah membagikan bulletin pengawasan layaknya bulletin jumat. Sehingga betul-betul aktivitas gagasan dan segenap kegelisahan serta aktivitas pengawasan yang kami kerjakan kembali dapat tersampaikan ke masyarakat melalui agenda mengayuh sepeda ke sejumlah ruang-ruang publik ini,” urai Arham Syah.
Arham Syah berharap semoga apa yang dilakukan ini menjadi bagian dari sosialisasi yang cukup efektif dalam menyuarakan gagasan dan aktivitas Bawaslu Polman sekaligus dapat bernilai ibadah.
“Semoga setiap kayuhan pedal dan tetes keringat Kami kelak dihitung pahala dan manfaat bagi kesehatan serta kerja-kerja pengawasan kami,” ujarnya.
Dalam acara yang start dan kembali finish di Kantor Bawaslu Polewali Mandar dengan menempuh jarak sekitar delapan kilo itu, juga sesekali berhenti di sejumlah titik pemberhentian untuk merekam suasana kebersamaan mereka seraya saling mencandai. Tentu saja, satu dua diantara mereka tampak ngos-ngosan menarik nafas dan sibuk menyeka keringatnya. [*/]
MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…
KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…
KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…
POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…
DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…