Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Bawaslu Polman: Regulasi Pemilu Butuh Penyempurnaan

TAYANG9-Sebagai rangkaian kegiatan akhir kampanye Pemilu tahun 2019 lalu, KPU Polewali Mandar mengadakan Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilihan Umum yang dihadiri oleh sejumlah partai politik peserta pemilu, Bawaslu Polewali Mandar, unsur pemerintah, LSM dan media serta kepolisian, Kamis, 08 Agustus 2019.

Kegiatan yang di gelar di salah satu warung kopi di bilangan Stadion Kelurahan Madatte Kecamatan Polewali ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, Rudianto.

Dalam sambutannya, Rudianto mengatakan, kegiatan digelar dalam rangka mengevaluasi tahapan pelaksanaan kampanye oleh peserta pemilu tahun 2019.

“Rapat evaluasi fasilitasi kampanye ini, bertujuan untuk mereview atau melihat kembali apa yang telah kita lakukan dalam kurun waktu dari tanggal 23 september 2018 sampai 13 April 2019 lalu”, ucapnya.

Dalam kegiatan itu, Ketua Bawaslu Polewali Mandar, Saifuddin mengatakan, regulasi kepemiluan yang ada saat ini masih perlu penyempurnaan dengan melihat beberapa kendala di lapangan yang kerap mengalami kekosongan regulasi dan kadang bersifat abu-abu.

“Ternyata regulasi kita ini butuh untuk disempurnakan, keluhan Bawaslu secara nasional kita menginginkan ada suatu lembaga yang independen, misalnya kejaksaan dan kepolisian itu kalau bisa dia menjadi lembaga yang independen yang menetap, supaya proses penanganan betul-betul bisa berjalan secara independen,” bebernya.

Saifuddin berharap, Bawaslu punya kewenangan untuk memberikan putusan semacam semi peradilan sehingga dalam proses penindakan pelanggaran, Bawaslu mampu memberikan suatu kebijakan yang sifatnya final.

“Apabila ada kasus dipaksakan ditindaklanjuti oleh Bawaslu, pasti mentok, karena jaksa punya kewenangan menolak itu secara kelembagaan. Sementara Bawaslu tidak punya kewenangan untuk menyidangkan itu ke pengadilan tindak pidana pemilu, dan Bawaslu tidak punya kewenangan untuk menjadi jaksa penuntut umum, sehingga proses regulasi ini butuh untuk disempurnakan”, pungkasnya.

MULYADI

Belajar menulis dan kini bergiat disejumlah organisasi keagamaan dan kepemudaan. Alumnus Hukum salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Barat.

Recent Posts

MMEC 2026 Resmi Ditutup, Kolaborasi Seniman Warnai Malam Penutupan di Buttu Ciping

POLMAN, TAYANG9 – Mandar Musik Ethno Concert (MMEC) 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11…

18 jam ago

Hipnotis Gulintang: Kidung Sunyi yang Nyaris Senyap di Pesisir Bambalamotu

SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…

1 hari ago

Membangkitkan Kembali Jati Diri Musik Etnik Mandar di Tangan Generasi Muda

MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah,…

2 hari ago

Percepat Integrasi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web, Kabiro SDM: Datamu Kariermu

Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi…

3 hari ago

Mandar Ethno Music Concert: Tradisi yang Berbicara ke Masa Depan

POLMAN, TAYANG9 – Gemuruh ruh musik etnik kembali menggema di halaman Taman Budaya dan Museum…

3 hari ago

Malam Ini, Sulbar Bergetar! Mandar Music Ethno Concert 2026 Resmi Menghentak Panggung Taman Budaya

POLMAN, TAYANG9 — Provinsi Sulawesi Barat bersiap menjadi panggung pergelaran seni budaya akbar melalui perhelatan…

4 hari ago