Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Akses Jalan Desa Lenggo Segera Membaik, Rabat Beton TMMD Kodim 1402/Polman Hampir Rampung

Sisa sekitar 50 meter pengecoran, pembangunan rabat beton 500 meter di Desa Lenggo ditarget rampung tepat waktu.

POLMAN, TAYANG9 – Harapan masyarakat Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, untuk memiliki akses jalan yang lebih layak segera terwujud. Pembangunan rabat beton melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman memasuki tahap penyelesaian, Kamis (5/3/2026).

Rabat beton sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter tersebut tersisa sekitar 50 meter yang belum dicor. Akses yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, perlahan berubah menjadi akses yang lebih baik bagi warga.

Komandan SSK TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman Kapten Inf Subarkah mengatakan semangat kerja anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat masih sangat baik meskipun pekerjaan dilakukan di wilayah pegunungan dengan medan yang cukup menantang.

“Saat ini sasaran rabat beton sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter hampir rampung. Progres pekerjaan sudah mendekati titik akhir karena posisi pengecoran kini hanya sekitar 50 meter dari sungai,” ujarnya.

Ia memperkirakan pengerjaan rabat beton tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Menurutnya, sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat menjadi faktor utama percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur tersebut.

Sementara itu, Ahmad, Kepala Dusun Lenggo, mengaku bersyukur karena pembangunan rabat beton yang dikerjakan melalui program TMMD sudah menunjukkan hasil yang maksimal.

Ia mengatakan akses jalan yang selama ini sulit dilalui kini perlahan berubah menjadi lebih baik dan memudahkan mobilitas masyarakat.

“Kami sangat bersyukur karena jalan ini sangat dibutuhkan warga. Dengan adanya rabat beton ini, akses masyarakat menuju desa akan semakin mudah,” ujarnya.

Program pembangunan jalan dalam TMMD tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Lenggo yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.(*)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Recent Posts

Guru Mengajar Indonesia,  Siapa Mengajar Kesejahteraan Guru

BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…

22 jam ago

Tuntunan, Tontonan, dan Impian

PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…

22 jam ago

Pemkab Mamuju Tengah Bekali 173 ASN Hadapi Masa Pensiun, Sekda Tekankan Perencanaan Keuangan dan Administrasi

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…

1 hari ago

Kebudayaan Itu Domisili, Bukan Dominasi

SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…

2 hari ago

Di Balik Isu Kapus Sendana 1, Awaluddin : Mungkin Ada Yang Mengincar Jabatan Kapus!

Majene, Tayan9 -  Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…

3 hari ago

Kebudayaan Bukan Milik Pemerintah

SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…

4 hari ago