Salah seorang peserta PIFAF 2019.
Polewali – Tayang9 – Sikap arogansi ditunjukkan pada salah seorang oknum panitia, yang dianggap mencederai pelaksanaan PIFAF 2019 yang di gelar di sport Center, Kabupaten Polewali Mandar, Senin, 05/08/19.
Kejadian bermula saat oknum panitia, yang bertugas di panggung utama tempat dimana delegasi negara peserta Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019, melarang awak media mengabadikan momentum festival tahunan yang di gelar Pemkab Kabupaten Polman itu.
“Wartwan minggir jangan terlalu lama di depan panggung,” ucap oknum panitia saat melarang jurnalis mengambil gambar.
Bahkan, sejumlah jurnalis yang menyaksikan kejadian tersebut, sempat beradu mulut dengan oknum panitia.
“Jangan dulu, nanti menghalangi undangan dan penonton,” tegas oknum panitia.
Akibat aksi arogansi yang dilakukan oknum panitia Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019, Fathir salah satu jurnalis sekaligus Owners media rakyatta.co.id, mengecam aksi arogan panitia yang melarang mengambil gambar
“Kita ini jurnalis tahu rambu-rambu dan situasinya, kapan bisa mengambil gambar. Lagian kita mengambil gambar untuk mencari moment yang baik untuk di tayangkan,” tegas Fathir
Akibat dari kejadian tersebut, sejumlah jurnalis yang ingin meliput kegiatan tersebut mengurungkan niatnya untuk tidak melakukan peliputan hingga selesainya acara.
Hingga berita ini turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak panitia pelaksana Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019 dan masih akan di verifikasi lebih lanjut.(*/FM)
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…