Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Warga Aholeang dan Rui Butuh Kepastian Tempat Tinggal

TAYANG9.COM- Sampai saat ini masyarakat Korban Gempa Bumi kabupaten Majene Sulawesi Barat, khususnya bagi warga Dusun Aholeang dan Rui Desa Mekkatta Kecamatan Malunda masih menetap di tenda pengungsian.

Kini sudah hampir dua bulan mereka hidup seadanya dibawah tenda sambil menunggu kejelasan nasib soal tempat tinggal mengenai lokasi hunian mereka. Rumah yang rusak dan kondisi kampung yang sudah tidak layak untuk ditempati karena tanah yang retak dan rawang longsor, sehingga warga enggan kembali menempati kampung mereka dulu.

Sekarang harapan terbesar mereka adanya lokasi yang jelas, disedikan oleh pemerintah untuk melanjutkan hidup.

“Yang paling diinginkan sama masyarakat sekarang adalah lokasi yang tetap dan tempat tinggal. Namun sepertinya hal itu belum mendapat perhatian sepenuhnya dari pemerintah setempat,” tutur Lukman, Kepala Dusun Aholeang, Minggu (15/03/2012).

Lanjut Lukman, bahwa mereka sudah melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, namun samoai saat ini belum juga ada kejelasan terkait lokasi mereka.

“Masalah kejelasan dari lokasi belum ada dari pemerintah daerah, selalu ditanya mengenai relokasi ini, tidak ada tanggapan juga, bahkan kemarin kami sempat rapat di Kantor Bupati tidak ada juga dijelaskan secara detail mengenai relokasi,” Lanjutnya

Sekarang mereka sudah berpindah ke lokasi pengungsian yang baru, sebab lokasi sebelumnya di penuhi oleh sawit dan akan dipanen oleh pemiliknya.

Untuk lokasi baru yang mereka tempati, menurut Lukman itu sudah mendapat izin dari pemilik lokasi, tapi dengan persyaratan.

“Untuk lokasi sekarang ini sudah diizinkan selama enam bulan sampai dua tahun kedepan, tapi dengan syarat kalau lokasi ini ada yang membelinya secara otomatis kita harus pindah,” beber Lukman

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Api Melalap Rumah Warga di Desa Buku Mapilli, Pemilik Selamatkan Keluarga Lewat Pintu Samping

POLMAN, TAYANG9 – Satu unit rumah milik warga di Dusun Parabaya, Desa Buku, Kecamatan Mapilli,…

54 menit ago

Perpusip Sulbar Masifkan Gerakan Mandarras, Perpustakaan Keliling Akan Hadir di Pasar Malam Rakyat Tinambung

POLMAN, TAYANG9 — Dalam upaya terus menguatkan budaya literasi di ruang publik, Dinas Perpustakaan dan…

5 jam ago

Dikerjakan Bertahap dan Teliti, Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bulubawang Capai 47,50 Persen

POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten…

18 jam ago

Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Area Publik, Polisi Gelar Patroli di Pasar Campalagian

POLMAN, TAYANG9 – Personel Polsek Campalagian melaksanakan patroli siang dan monitoring di sejumlah tempat umum,…

23 jam ago

Bhabinkamtibmas Polewali Tindaklanjuti Aduan Warga Terkait Kebisingan Gedung Walet

POLMAN, TAYANG9 – Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali, Polsek Polewali, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus menindaklanjuti aduan masyarakat…

23 jam ago

Patroli Siang Hari, Sat Lantas Polres Polman Sasar Titik Rawan Laka dan Balapan Liar

POLMAN, TAYANG9 — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar kembali menggelar patroli dan…

2 hari ago