Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Target Akreditasi Lembaga PAUD PNF di Sulbar Belum Maksimal, Jasman Rasyid: Asesor Diharap Giat Memberikan Edukasi Sispena

Mamuju, Tayang9 – Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan anak usia dini dan pendidikan non formal (PAUD PNF) di Sulawesi Barat, perlu dukungan yang besar kepada semua stakeholder yang terkait untuk bisa menyukseskan target akreditasi bagi Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD PNF) Provinsi Sulbar.

Upaya tersebut bagi Lembaga PAUD dan PNF diungkapkan oleh Ketua Komisi Peningkatan Kompetensi Asesor (KPKA) BAN PAUD PNF Sulbar, Jasman Rasyid, saat berada di Kantor, Kamis (15/8). Menurutnya, jumlah kuota lembaga yang ditargetkan di Sulbar untuk masuk dalam daftar lembaga yang telah terakreditasi pada tahun ini, jika dibandingkan dengan jumlah asesor yang ada di Sulbar masih belum optimal.

“Untuk tahun ini (2019 red.) kemungkinan target capaian untuk realisasi kuota lembaga yang akan terakreditasi masih belum sesuai harapan. Banyak lembaga yang sudah seharusnya ikut proses akreditasi, namun mereka belum melengkapi isian persyaratan Evaluasi Diri Satuan Prasyarat Akreditasi (EDS PA) di Aplikasi Sispena. Dan mungkin salah satu penyebabnya juga adalah Lembaga masih menganggap akreditasi belum menjadi kewajiban mutlak yang harus dipenuhi oleh lembaga”, Jelas Jasman.

Namun itu, Jasman melanjutkan, tidak lantas menjadikan kita untuk bersikap pesimis, karena terpulang lagi kepada semua pihak, termasuk BAN PAUD PNF Sulbar dan para Asesor dilapangan untuk banyak melakukan pendampingan atau bimbingan, Dinas Pendidikan ditiap Kabupaten pada Bidang Dikmas khsusnya PAUD dan PNF bersama jajarannya, agar bisa berkolaborasi dalam mempercepat target yang dicanangkan.

“Memang penting untuk membuat sedikit penegasan kepada pemilik lembaga baik itu PAUD atau PNF agar mereka mau lembaganya diakreditasi. Sebut saja seperti sebuah regulasi atau aturan yang mewajibkan jika Lembaganya tidak terakreditasi maka bantuan seperti BOP atau bantuan lainnya tidak boleh dicairkan atau ditunda”, ungkapnya.

Sebagai Ketua Komisi Peningkatan Kompetensi Asesor (KPKA), Jasman pun berharap kepada Asesor agar kedepannya untuk lebih giat dan gigih lagi untuk melakukan pendampingan atau bimbingan kepada lembaga tentang aplikasi Sistem Informasi Penilaian Akreditasi (Sispena) yang berbasis web.

“Tentunya kami banyak berharap kepada asesor-asesor BAN PAUD PNF  Sulbar yang tersebar di daerah, untuk memberikan edukasi dan pendampingan khusus pada aplikasi Sispena kepada lembaga agar kiranya pelaksanaan akreditasi menjadi sebuah hal yang penting dan wajib untuk dilaksanakan disemua lembaga khsusnya PAUD dan PNF”, pungkas Jasman.

SULHAN SAMMUANE

Selain Menulis dirinya juga dikenal aktif sebagai pemerhati pendidikan anak usia dini

Recent Posts

Bayang-Bayang Kota Tua, Arsitektur Pemerintahan Belanda

MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…

1 hari ago

Hari Lahirnya Pancasila: Bukan Sekadar Diperingati, Tetapi Dilahirkan Kembali dalam Kehidupan

KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…

1 hari ago

Wabup Askary Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…

1 hari ago

Membaca Adalah Ibadah Terbesar

KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…

2 hari ago

Tahapan Persiapan Musyawarah Cabang Berjalan Sesuai Agenda

POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…

2 hari ago

Inggae Massikola Adza’

DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…

3 hari ago