foto : Ketua DPRD Majene
MAJENE, TAYANG9 – Mencuatnya wacana perubahan logo Kabupaten Majene akhir- akhir ini menjadi perbincangan yang hangat. Disisi lain logo daerah akan menjadi idenditas jati diri masyarakat secara nasional, serta merupakan representasi bagi suatu daerah di tengah keberagaman budaya Bangsa Indonesia.
Terkait soal wacana itu, Salmawati Djamado, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, menanggapinya bahwa terkait hal itu, sementara ini ditunda untuk dibahas.
“Secara skala prioritas, masih banyak hal yang mendasar dan sangat mendesak untuk dibahas selain dari pergantian logo tersebut. Ini juga sudah melalui diskusi serta dikonsultasikan ke anggota dewan lainnya, dengan merekomendasikan untuk ditunda”, jelasnya beberapa waktu lalu.
Mengingat bahwa perubahan logo Kabupaten Majene, lanjut Salmawati, dalam prosesnya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
“Karena kita masih dalam pemulihan ekonomi akibat kondisi pandemi covid-19 ini serta pasca bencana alam gempa bumi beberapa waktu lalu, tentu tidak sedikit anggaran yang akan daerah gunakan untuk pemulihan”, pungkasnya. (net/**)
JAKARTA, Tayang9 — Menteri Agama (Menag), Prof. Nasaruddin Umar membuka kegiatan Rapat Koordinasi Implementasi Manajemen…
MAJENE, Tayang9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) melaksanakan kegiatan identifikasi…
POLMAN, Tayang9 — Satuan Samapta Polres Polewali Mandar melaksanakan Patroli Perintis Presisi di sejumlah wilayah hukum…
POLMAN, Tayang9 — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar melakukan patroli dan pengaturan lalu…
POLMAN, Tayang9 — Upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 1402/Polman berlangsung sederhana namun khidmat, Senin…
POLMAN, Tayang9 — Tumpukan sampah terlihat berserakan di pesisir Pantai Waitawar, Desa Tammangalle, Kecamatan Balanipa, Kabupaten…