foto : Ketua DPRD Majene
MAJENE, TAYANG9 – Mencuatnya wacana perubahan logo Kabupaten Majene akhir- akhir ini menjadi perbincangan yang hangat. Disisi lain logo daerah akan menjadi idenditas jati diri masyarakat secara nasional, serta merupakan representasi bagi suatu daerah di tengah keberagaman budaya Bangsa Indonesia.
Terkait soal wacana itu, Salmawati Djamado, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, menanggapinya bahwa terkait hal itu, sementara ini ditunda untuk dibahas.
“Secara skala prioritas, masih banyak hal yang mendasar dan sangat mendesak untuk dibahas selain dari pergantian logo tersebut. Ini juga sudah melalui diskusi serta dikonsultasikan ke anggota dewan lainnya, dengan merekomendasikan untuk ditunda”, jelasnya beberapa waktu lalu.
Mengingat bahwa perubahan logo Kabupaten Majene, lanjut Salmawati, dalam prosesnya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
“Karena kita masih dalam pemulihan ekonomi akibat kondisi pandemi covid-19 ini serta pasca bencana alam gempa bumi beberapa waktu lalu, tentu tidak sedikit anggaran yang akan daerah gunakan untuk pemulihan”, pungkasnya. (net/**)
Di wilayah perbukitan Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, jalan bukan hanya jalur penghubung antarwilayah. Bagi…
POLMAN, TAYANG9 – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Polewali–Majene, tepatnya di Desa Laliko,…
POLMAN, TAYANG9 – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman melakukan…
POLMAN, TAYANG9 - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multi tematik Program Unasman Membangun Desa (PUMD) melaksanakan…
POLMAN, TAYANG9 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) bersama Bawaslu…
POLMAN, TAYANG9 – Sehari setelah pembukaan, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman langsung melanjutkan…