Categories: BERITA

Tak Dibolehkan Memilih Saat Pilkades, Warga Desa Rippung Bakal Tempuh Proses Hukum

Mamuju – Tayang9 – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), di Desa Rippung, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, yang diselenggarakan pada tanggal 24 Juni 2019 lalu, menuai protes keras dari warga setempat, Muhammad Asdar.

Menurut Asdar, ia secara personal tidak menerima dengan aturan tambahan yang diberlakukan oleh panitia penyelenggara Pilkades di desanya, yang tidak memperkenangkannya untuk menggunakan hak pilihnya. dan ia menilai regulasi itu telah mengkebiri hak demokrasinya sebagai warga negara.

“Saya tidak terima dengan aturan yang menyalahi hak saya sebagai warga Desa Rippung.Saya tidak di perbolehkan memilih oleh karna aturan tambahan yang dibuat panitia Penyelenggara, yang menurut saya bertentangan dengan undang undang, dan mengkebiri Hak demokrasi saya. Hanya karna aturan yang tidak punya landasan jelas. Tidak menyetor foto copi KK, Saya tdk di bolehkan memilih dalam Pilkades. Saya tidak terima putusan panitia dan akan melakukan proses hukum,” ucap Asdar melalui press rilisnya, Rabu, 25/06/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa kronologis dari adanya kejadian tersebut, karena adanya aturan di Pilkades, yang menjelaskan bahwa bagi wajib pilih yang tidak terdaftar di DPT, dibuat regulasi khsusus atau tambahan yang telah menjadi kesepakatan panitia pelaksana.

“Aturannya di Pilkades, bagi yang tidak terdaftar di DPT dibuatkan aturan khusus atau tambahan yang disepakati panitia. di bolehkan memilih tetapi harus membawa foto copy KK. Saya tanya kenapa KK kalo Ada KTP asli saya bawa, Apa bedanya? Di Jawab Kita butuh nomor KK,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa dirinya kembali bertanya pada pihak penyelenggara, jika ia hanya memperlihatkan file foto KK nya tersebut yang tersimpan di telpon genggam miliknya, namun panitia meminta yang dalam bentuk asli atau faktualnya, sehingga ia berinisiasi untuk melakukan print out identitasnya tersebut, namun hal itu di tolak oleh penyelenggara dengan alasan waktu yang telah selesai.

“Selanjutnya, saya katakan kalo hanya nomor saya ada Foto KK di Hp saya perlihatkan, dan di catat oleh ketua penyelenggara, dan saya dipersilahkan menunggu, katanya butuh kesepakatan ke semua panitia. Pas saya tanya kembali alasannya lagi harus fisik. Dan saya sampaikan kalo bgitu saya print sekarng itu, dan di jawab sudah tidak bisa,  waktu sudah habis. Artinya memang disengaja pihak panitia, untuk tolak saya. Saya curiga panitia memihak ke salah satu calon,” ungkapnya.

Asdar juga menuturkan, bahwa sebagai warga Dusun Salukemba, Desa Rippung ia sangat dikenal oleh warga sekitar, termasuk panitia pelaksana Pilkades yang diakui masih teman sekolah saat masih mengenyang pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD).

“Saya warga Dusun Salukemba, Desa Rippung tidak ada yang  tidak kenal saya disana. Kenapa mesti di persulit ?.Bahkan panitia penyelenggara adalah teman sekolah saya di masa SD, kenapa jadi tiba – tiba Saya di tolak karna aturan yang tdk punya dasar hukum, dan bahkan bertentangan dengan Undang – undang,” tutupnya. (*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

1 hari ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

1 hari ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

1 hari ago

Usai Tugas di Jakarta, Bupati Arsal Aras Kembali ke Mamuju Tengah dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Ribuan Warga

Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kabubu

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…

3 hari ago

Musik dan Psikologi dalam Pengembangan Kognitif Talenta Muda

MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…

3 hari ago