foto: Ilustrasi - net
MAJENE, TAYANG9 – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang berada di kompleks Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Majene, saat ini tidak beroperasi. Hal tersebut membuat para nelayan kini mengalami kesulitan untuk turun melaut menangkap ikan sebagai kegiatan utamanya.
Padahal tujuan adanya SPBUN ini adalah untuk memudahkan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar atau pertalite untuk melaut. Sehingga tak ayal lagi banyak nelayan yang harus membeli di SPBU terdekat atau melalui pengecer. Sehingga nelayan harus mengeluarkan uang lebih untuk hal itu.
Melihat kondisi itu membuat salah seorang wakil yang duduk di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Sadli, merasa geram atas tidak beroperasinya SPBUN yang dikelola pihak Perusda Aneka Usaha itu.
“Kami komisi II pada bidang prekonomian dan pembangunan, secepatnya akan memanggil pihak terkait perihal tidak beroperasinya SPBUN untuk nelayan tersebut”, ucapnya
Sadli melanjutkan, jika persoalan ini harus segera diselesaikan, mengingat BBM sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan turun melaut untuk menjalankan perahu mereka.
“Mereka para nelayan memiliki keluarga yang harus mereka hidupi juga, serta memenuhi kebutuhan lainnya”, jelasnya. (net/**)
POLMAN, TAYANG9 - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyiapkan 50 kuota beasiswa pendidikan bagi…
POLMAN, TAYANG9 - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Kodim 1402/Polman menggelar aksi tanam…
MAMUJU, TAYANG9 — Sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kembali diangkat melalui kegiatan Bedah Buku Api…
JAKARTA, Tayang9— Kementerian Agama melantik dan mengambil sumpah jabatan 128 Pegawai Negeri Sipil yang diangkat…
POLMAN, TAYANG9 — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten…
MATENG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melepas sejumlah siswa peserta Program Sekolah…