foto: Ilustrasi - net
MAJENE, TAYANG9 – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang berada di kompleks Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Majene, saat ini tidak beroperasi. Hal tersebut membuat para nelayan kini mengalami kesulitan untuk turun melaut menangkap ikan sebagai kegiatan utamanya.
Padahal tujuan adanya SPBUN ini adalah untuk memudahkan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar atau pertalite untuk melaut. Sehingga tak ayal lagi banyak nelayan yang harus membeli di SPBU terdekat atau melalui pengecer. Sehingga nelayan harus mengeluarkan uang lebih untuk hal itu.
Melihat kondisi itu membuat salah seorang wakil yang duduk di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Sadli, merasa geram atas tidak beroperasinya SPBUN yang dikelola pihak Perusda Aneka Usaha itu.
“Kami komisi II pada bidang prekonomian dan pembangunan, secepatnya akan memanggil pihak terkait perihal tidak beroperasinya SPBUN untuk nelayan tersebut”, ucapnya
Sadli melanjutkan, jika persoalan ini harus segera diselesaikan, mengingat BBM sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan turun melaut untuk menjalankan perahu mereka.
“Mereka para nelayan memiliki keluarga yang harus mereka hidupi juga, serta memenuhi kebutuhan lainnya”, jelasnya. (net/**)
POLMAN, Tayang9 – Kapolres Polewali Mandar AKBP Zaky Maghfur, S.I.K., mengajak generasi muda berperan aktif…
POLMAN, TAYANG9 – Jembatan Perintis Garuda yang telah lama dinantikan oleh warga Desa Kunyi, Kecamatan…
MAMUJU TENGAH, Tayang9.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober menjadi momentum…
MAMUJU TENGAH, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda…
Nauwakke’ di’e tulisan e, dengan Bismillah. SUPRIADI, Adi, Pak Sup, Pak Supri, atau Pak Guru…
POLMAN, TAYANG9 — Produk lokal perempuan nelayan Desa Laliko, Polewali Mandar, didorong menembus pasar digital…