Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Sutinah Dituding Curi Star, Maemunis : NasDem Jangan Lebay

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi adanya kritikan dari pengurus DPW Partai NasDem Sulawesi Barat, dalam hal ini Kamiruddin Islami, dan sekretaris DPW NasDem Sulbar, yang menuding Sutinah Suhardi, telah mencuri start saat menggelar sosialisasi di Sepuluh kecamatan di Kabupaten Mamuju beberapa waktu lalu, Direktur Logos Politika, Maemunis Amin, akhirnya angkat bicara.

Melalui press rilisnya, Maemunis Amin, justru menilai jika Jayadi selaku Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Barat dan Kamiruddin Islami gagal fokus, karena telah menuding Sutinah menggunakan fasilitas negara dalam agenda politik.

“Sebagai pengurus partai pendukung petahana, Jayadi ataupun Kamiruddin agaknya gagal fokus. Pihak petahanalah yang seharusnya lebih diplototi, sebab potensi menyalah gunakan kekuasaan dan menggunakan APBD/ APBN itu ada pada mereka. Alih-alih mengkritisi petahana, beberapa pengurus NasDem malah mensponsori deklarasi Habsi-Irwan di Rujab Wakil Bupati, yang jelas-jelas adalah fasilitas daerah. Jadi, Nasdem jangan lebay lah,” ucap Maemunis, Selasa, 31/12/19. Malam.

Mantan Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Sulbar itu juga menambahkan, jika kritikan yang dilayangkan ke Sutinah Suhardi tersebut, menunjukkan bahwa Jayadi dan Kamiruddin, tidak memahami regulasi dalam tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“KPU Mamuju baru melaksanakan tahapan untuk penyelenggara. Kalau tahapan terkait Balon, itu kan belum ada. Kalau ada pasti semua stake holders yang bersangkutan termasuk partai dan Balon pasti akan dikoordinasi. Tapi sampai hari ini itu belum ada. Logikanya, aturan belum ada bagaimana bisa sudah ada yang dilanggar? Sebaiknya Jayadi ataupun Kamiruddin mempelajari kembali regulasi tahapan Pilkada.” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maemunis juga menuturkan, bahwa kritik NasDem ke Demokrat, adalah sesuatu hal yang tidak etis untuk dilakukan, mengingat setiap Parpol memiliki Peraturan Organisasi (PO) tersendiri.

“Tidak etis Nasdem sebagai partai mengkritik kebijakan internal partai lainnya. Nasdem pasti punya PO sendiri, yang seratus persen menjadi hak peroregatif internal, dalam mengatur dan menjalankannya dan tentu partai lain juga begitu. Dengan mengkritik Demokrat, Jayadi dan Kaimuddin justru menunjukkan ketidak mapanannya berpolitik sebagai pengurus partai,” tutupnya.(*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Bupati Polman Puji Kontribusi TNI: Bangun Puluhan Jembatan hingga Rehab Rumah Warga

POLMAN, TAYANG9 - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Kodim 1402/Polman menggelar aksi tanam…

1 hari ago

Bedah Buku Api Perjuangan, Menelusuri Sejarah Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat

MAMUJU, TAYANG9 — Sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kembali diangkat melalui kegiatan Bedah Buku Api…

2 hari ago

Kemenag Lantik 128 Pejabat Fungsional secara Daring, dari Kepala KUA hingga Dosen PTKN

JAKARTA, Tayang9— Kementerian Agama melantik dan mengambil sumpah jabatan 128 Pegawai Negeri Sipil yang diangkat…

2 hari ago

MGMP Bahasa Indonesia SMK Polman Matangkan Teknis Lomba Cipta Puisi Sambut Bulan Bahasa

POLMAN, TAYANG9 — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten…

4 hari ago

Dinsos Mamuju Tengah Berangkatkan Siswa Sekolah Rakyat ke Mamuju, Pastikan Akses Pendidikan Tetap Berjalan

MATENG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melepas sejumlah siswa peserta Program Sekolah…

6 hari ago

Kembangkan Bakat Seni Anak, Badara School Buka Kelas Mewarnai dan Menggambar

POLMAN, TAYANG9 – Yayasan Badara melalui Badara School menghadirkan Kelas Mewarnai dan Menggambar sebagai salah…

1 minggu ago