Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Suaib : Pemkab Mamuju Tak Beri Toleransi Bagi ASN dan PTT Terlibat Narkoba

Mamuju – Tayang9 – Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberantasan dan penyalahgunaan Narkoba khsususnya dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Suaib menegaskan, bahwa tidak akan memberi toleransi terhadap oknum pegawai, baik ASN maupun PTT, yang terlibat kasus Narkoba.

Menurut Suaib, jika hal tersebut terjadi dikalangan ASN khsususnya dilingkup Pemkab Mamuju, ia menegaskan bahwa selain akan memberikan sanksi tegas berupa sangsi administrasi kepegawaian, kondisi terburuk adalah pidana penjara sekaligus pemecatan.

Jika terbukti menjadi pengguna, mereka dipastikan selain mendapatkan sanksi pidana, serta menerima sanksi administrasi dari pembina kepegawaian yang tingkatannya berjenjang. Dan yang terburuk jika ada yang menjadi pengedar narkoba, dan dipidana lebih dari dua tahun dipastikan mereka akan dipecat, ungkap Suaib usai mengkuti sosialisasi bahaya narkoba bagi ASN yang dilaksanakan oleh Pemkab Mamuju melalui dinas kesehatan bekerjasama dengan Polres “Metro” Mamuju di Aula Kantor Bupati, Senin, 27/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa, dari 4500 orang ASN dan 8000 orang PTT, tahun 2018 dipastikan 8 orang jadi tersangka kasus Narkoba, dan tahun 2019 terdapat lagi 1 terjerat kasus yang sama.

“Meski menurun namun data ini masih cukup memprihatinkan, dan perlu pengawasan ekstra.Olehnya melalui Polres “Metro” Mamuju Pemerintah Daerah telah membangun komitmen, untuk mengontensifkan penindakan penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa rencananya itu akan ditindak lanjuti dengan sidak melalui tes urine bagi ASN, yang jadwalnya akan dilakukan secara spontan tanpa penjadwalan.

“Kita serahkan sepenuhnya pada Kepolisian dan jika terbukti maka saya pastikan tidak akan ada intervensi maupun toleransi bagi pelanggaran penyalahgunaan Narkoba,” bebernya.

Suaib dihadapan 320 orang utusan OPD dilingkup Pemkab Mamuju tersebut, juga mengharapkan agar para ASN, dapat menjadi corong bagi masyarakat tentang bahaya Narkoba.

“Sehingga diharapkan dapat menekan potensi pelanggaran serupa, agar birokrasi dan masyarakat dapat lebih bersih dan sehat tanpa Narkoba,” tutupnya. (*) 

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Hipnotis Gulintang: Kidung Sunyi yang Nyaris Senyap di Pesisir Bambalamotu

SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…

14 jam ago

Membangkitkan Kembali Jati Diri Musik Etnik Mandar di Tangan Generasi Muda

MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah,…

1 hari ago

Percepat Integrasi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web, Kabiro SDM: Datamu Kariermu

Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi…

2 hari ago

Mandar Ethno Music Concert: Tradisi yang Berbicara ke Masa Depan

POLMAN, TAYANG9 – Gemuruh ruh musik etnik kembali menggema di halaman Taman Budaya dan Museum…

3 hari ago

Malam Ini, Sulbar Bergetar! Mandar Music Ethno Concert 2026 Resmi Menghentak Panggung Taman Budaya

POLMAN, TAYANG9 — Provinsi Sulawesi Barat bersiap menjadi panggung pergelaran seni budaya akbar melalui perhelatan…

3 hari ago

Grand Opening Unasman Mart, Simbol Lahirnya Ruang Mental Wirausaha

POLMAN, TAYANG9 – Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) resmi membuka Unasman Mart melalui acara grand…

4 hari ago