MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju terus mengintensifkan sosialisasi Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengisian survei.
Berdasarkan data hingga Selasa (13/10/2026), jumlah responden meningkat dari sebelumnya 240 orang menjadi 373 orang. Dengan target minimal 400 responden, capaian tersebut telah mencapai 93,25 persen atau masih membutuhkan 27 responden untuk memenuhi target.
Peningkatan jumlah responden tersebut menyusul sosialisasi yang dilakukan tim Perpusip Sulbar bersama Perpusip Kabupaten Mamuju di SMK Negeri 1 Mamuju.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai tujuan survei sekaligus mendorong partisipasi mereka dalam pengisian kuesioner.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Syarifuddin, mengharapkan jumlah responden dapat melampaui target minimal yang telah ditetapkan.
Untuk mencapai target tersebut, sosialisasi akan terus diintensifkan melalui kolaborasi lintas instansi dan satuan pendidikan guna memperluas partisipasi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpusip Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula, mengatakan keterlibatan pelajar menjadi salah satu langkah strategis untuk menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengembangan budaya baca.
“Melalui sosialisasi langsung, responden diharapkan memahami pentingnya survei dan mengisi kuesioner sesuai dengan kondisi serta pengalaman mereka,” kata Mustari Mula, Selasa 13 Oktober 2026.
Menurutnya, Survei TKM memiliki arti strategis bagi Perpusip Sulbar karena nilai Tingkat Kegemaran Membaca merupakan salah satu indikator dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) instansi.
Karena itu, pengumpulan data survei tidak hanya berorientasi pada pemenuhan target jumlah responden, tetapi juga untuk mendukung ketersediaan data yang diperlukan dalam mengevaluasi kondisi kegemaran membaca masyarakat.
Data tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan program pengembangan perpustakaan serta penguatan budaya baca yang lebih tepat sasaran.
Dengan data yang memadai, program peningkatan literasi diharapkan dapat direncanakan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Perpusip Sulbar juga terus mendorong keberlanjutan sosialisasi agar target minimal responden dapat tercapai, bahkan terlampaui. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan satuan pendidikan dinilai penting untuk memperluas jangkauan survei sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam pengumpulan data literasi.
Upaya tersebut sejalan dengan Gerakan Sulbar Mandarras dalam memperkuat budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat Sulawesi Barat.
Melalui partisipasi masyarakat yang lebih luas dan dukungan data yang memadai, Perpusip Sulbar berharap pengembangan program literasi dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(*)
DALAM tradisi pendidikan keagamaan masyarakat Mandar, proses belajar membaca Al-Qur’an tidak berlangsung secara instan. Seorang…
POLMAN, Tayang9 – Bhabinkamtibmas Desa Tammangalle, Polsek Tinambung, Polres Polewali Mandar, Brigpol Patahuddin, bersama TNI, pemerintah…
POLMAN, Tayang9 – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, S.I.P., memberikan pengarahan…
"Aku memang menangisi kepergianmu Annangguru, tapi aku lebih menangisi diriku yang tak bersungguh-sungguh menimba ilmu…
MAMUJU, Tayang9 – Upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) terus dilakukan di…
KABAR duka menyelimuti Sulawesi Barat. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. KH. Muhammad Syibli Sahabuddin, atau…