POLMAN, TAYANG9 – Ikan penja (sejenis teri-red) kembali muncul di sepanjang garis pantai Desa Nepo Polewali Mandar. Tak ayal, sejumlah warga juga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al Asyariah Mandar yang tengah melaksanakan program di desa yang memiliki garis pantai cukup panjang itu ikut turun menangkap ikan penja. Keramaian warga yang turun ke pesisir pantai itu terjadi, Kamis 25 Agustus 2022.
Ippang, salah satu peserta KKN Unasman Desa Nepo kepada koran online ini mengatakan, biasanya musim ikan penja itu terjadi saat ‘bulan mati’, dan karena itu warga masyarakat seketika berbondong-bondong turun ke pesisir pantai menangkap ikan penja menggunakan jala.
“Musim penja ini sangat bagus karena bisa membuat masyarakat meningkatkan penghasilan, apabila bulan mati ikan penja akan muncul di pesisir pantai garassi,” ungkap Ippang.
Hal yang sama Ibu Desa Nepo mengaku bersyukur, karena saat ‘bulan mati’ itu, warga akan turun ke pantai menggunakan perahu dan menangkap ikan.
“Warga Desa Nepo merasa beryuskur karena diberi reski berlimpah, dan ikan penja ini salah satu mata pencarian nelayan pada bulan-bulan tertentu,” ujarnya.
Sumber: Release Sahara Mahasiswa KKN Unasman Desa Nepo
MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…
KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…
KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…
POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…
DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…