Sebelum sahur, Kaco terbangun, air matanya kembali menetes. Di luar pelan hujan mereda. Diselimutinya Cicci yang masih meringkuk tidur berdaster kenu’. Kaco sedih melihat Cicci yang sebentar lagi lebaran tak juga daster berganti baju baru. Dalam sujud tahajjudnya, Kaco serius meminta, “o pungallahu ta’ala, selebrasi lebaran tak pernah penting bagiku, tetapi lebarkanlah pintu rejeki halalku untuk Cicci siola ana’u. Tukarkanlah setiap tetes keringatku dengan tangis bahagia mereka setiap waktu, khususon di hari saat namamu diteriakkan di seantero semesta”.
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…
POLMAN, Tayang9 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar membagikan masker kepada pengguna jalan…
POLMAN, Tayang9 – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam…
POLMAN, Tayang9 – Polres Polewali Mandar (Polman) bersama Polsek Tinambung lakukan pengamanan kegiatan Maulid Nabi Muhammad…
POLMAN, Tayang9 – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima unit mobil terjadi di Jalan Poros…
MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menghadirkan layanan Perpustakaan…