Karena loppa tanna tara-tara, Cicci akhirnya kembali mengenakan daster kenu’na yang manipis nanna toa. Kaco yang melihatnya siang itu, akhirnya hanya bisa menutup mata takut puasanya makarro. Melihat Kaco menutup mata, akhirnya Cicci hanya bisa mengatakan kepada Kaco, “baiklah da le’ba pe’akareppu mua’ purai buka’a. Oppo’ tarrusmi matammu lambi’ pallappasang”. Kaco diam dan matanya seketika mellassa’ sosou.
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…
POLMAN, Tayang9 – Anggota Koramil 1402-02/Wonomulyo, Sertu Bambang Irawan, menerima Penghargaan Bupati Polewali Mandar Tahun…