Categories: BERITATERKINI

PT. Inovasi Anak Indonesia (Parkee.App) di Tolak di Mamuju

Sumber : KOMPARJU ( Komunitas Juru Parkir Mamuju )

Mamuju, 4 Februari 2023 – PT. Inovasi anak Indonesia ( Parkee.app ) yang saat ini mengelola parkir di Mamuju dengan sistem bayar elektronik di tolak jukir kota Mamuju, uji coba parkee ini telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan menimbulkan banyak masalah paska pemberlakuannya, juru parkir menilai adanya pemberlakuan system elektronik ini mengakibatkan penerimaan jasa parkir yang sebelumnya memakai bukti retribusi atau karcis di tiadakan oleh dinas berhubungan menimbulkan masalah di lapangan, banyaknya protes masyarakat yang mempertanyakan karcis dan system elektronik ini belum layak untuk diberlakukan.

Puluhan massa aksi yang diwadahi oleh Komparju ( Komunitas Juru Parkir Mamuju ) melakukan aksi damai star dari pasar lama mengunakan roda dua menuju kantor perhubungan Kab. Mamuju sekira pukul 10,30 wita Kamis, 2 /2/ 23.

Foto Aksi Komparju Di Kantor Dinas Perhubungan Kota Mamuju

“Iyan mengatakan pungutan retribusi parkir elektronik saat ini belum dapat diterapkan sepenuhnya di Mamuju ,seharusnya pemerintah terlebih Dalu melakukan sosialisasi ke masyarakat. serta melengkapi struktur fasilitas dilapangan. Namun kami sesalkan pihak ketiga ini telah berjalan sejak Desember tahun lalu hingga saat ini.

Dalam aksi damai tersebut jukir mamuju membacakan tuntutannya yakni menolak perusahan PT. Parkee.App di Mamuju, ke dua pengelolaan parkir dikembalikan ke dinas perhubungan. Dengan syarat sistim dirubah, dan mendesak Bupati Mamuju melakukan pembenahan internal lingkup petugas perhubungan sesuai aturan yang berlaku, karna kuat dugaan ada oknum bermain sehingga dana retribusi parkir disinyalir bocor ujar Iyan gonrong salah satu jukir dalam aksinya.

Foto Aksi Komparju Di Kantor Dinas Perhubungan Kota Mamuju

Lanjut Iyan dengan adanya pihak ketiga ini pendapatan kami sangat menurun diakibatkan tidak adanya karcis yang diberikan pengguna jasa parkir yang tidak mau membayar retribusi dan mengangap kami ilegal dilapangan, bahkan kami hanya di berikan 30 persen, dan pihak dishub serta pihak perusahaan mendapatkan 70% dari hasil retribusi. Setelah kami protes pihak perusahaan tidak memberikan tambahan berupa insentif lain sebagai hak dan kewajiban kami sebagai pekerja. Untuk itu jukir sepakat melakukan mogok ,sampai tuntutan kami di dengar pemerintah ujar Iyan gonrong.

Sementara itu kepala dinas perhubungan kabupaten Mamuju Jumardi mengatakan. Perusaan ini wewenang bupati kami tidak bisa menolak, disisi lain Bupati mendesak kami pencapaian target retribusi parkir dan mensosialisasikan program parkir elektronik kata Jumardi.

Foto Komparju

LSM Muhammad Ramadhan yang akrap dipangil Adham salah satu yang mendampingi komparju mengatakan masuknya pihak ke tiga dari perusahan parkir parkee.App ini turut menambah permasalahan karna setelah kami mencermati banyak hal yang tidak sesuai dengan aturan salah satunya hak dan kewajiban yang diatur dalam Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tengtang ketenagakerjaan.

Persoalan ini bukan hanya berbicara pihak pengelola atau perusahan melainkan juga pengelola dinas perhubungan bidang parkir yang kami duga ada indikasi penyelewengan dana parkir dan selama ini tidak terbuka dan transparan serta tidak sesuai dengan peraturan Daerah No. 16 tahun 2011 tengtang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, penurunan pendapatan parkir dari tahun ketahun mengalami penurun menurut kami tidak beralasan, justru meningkat bila merujuk aturan Perda No. 16 tahun 2011 makanya kami akan memperjelas kepada bupati apa beliau pahan apa sebenarnya yang terjadi dilapangan atau tidak dan kami mau tau apa kesepakatan yang di bicarakan dan disepakati oleh bupati mamuju terhadap pihak perusahaan yang menurut kami ini bermasalah, kami sudah melayankan surat ke Bupati pada hari jumat tanggal 3 Februari bulan ini untuk melakukan audiensi ke Bupati dan sampai saat ini belum ada konfirmasi atas surat kami yang masuk.

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

GMNI Polman Tuntut Hukum Tegas Pasca Tragedi Ojol Terlindas Rantis Brimob

POLEWALI MANDAR, TAYANG9 - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polewali Mandar (Polman) menyampaikan duka…

2 hari ago

The Power Of Mind Zalfa Naqiyya

PAGI itu Minggu 17 Agustus 2025, suasana hening penuh haru, bangga dan cinta. Dihadapan seluruh…

3 hari ago

Kebakaran Kios Jalan Padi Unggul Wonomulyo, Tewaskan Satu Orang Pedagang

POLEWALI MANDAR, TAYANG9 – Kebakaran hebat melanda Empat unit kios di Jalan Padi Unggul 1,…

4 hari ago

Zalfa Naqiyya, Putri Mandar Pengibar Bendera Nasional, Disambut Meriah di UPTD SMAN 1 Tinambung

UDARA pagi di UPTD SMAN 1 Tinambung berubah menjadi lautan kebanggaan. Tepat pukul 09.00 Wta,…

5 hari ago

Lawan Kekerasan Radikalisme dan Terorisme Gelar Dialog di Ponpes

POLEWALI MANDAR, TAYANG9 - Guna memperkuat imunitas generasi muda terhadap paham radikal, Karang Taruna Kelurahan…

6 hari ago

Terpilih Sebagai Ketua KWMSB, Asriaty: Mari Hadirkan Karya Nyata untuk Mandar

JAKARTA, TAYANG9 - Dr. Asriaty resmi terpilih menjadi ketua Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB)…

1 minggu ago