Andi Masri Masdar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polman (foto : Istimewa)
POLMAN, TAYANG9 – Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam peringatan Hari Aksara Internasional ke 57 tahun 2022 yang jatuh pada tanggal 8 September lalu, memberikan penghargaan serta apresiasi kepada 21 pemangku kepentingan pendidikan dari Pemerintah Daerah, Satuan Pendidikan Masyarakat, Komunitas Masyarakat dan Pegiat Literasi di Indonesia .
Sebagai bentuk apresiasi pemangku kepentingan bidang literasi, Kemendikbudristek memberikan apresiasi penghargaan salah satunya di bidang pendidikan keaksaraan dan literasi masyarakat dengan kategori Anugerah Aksara Pratama kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang dilaksanakan di Kota Mandalika, Lombok Utara beberapa waktu lalu.
Dengan adanya penghargaan tersebut, Andi Masri Masdar selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polman, menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar peduli terhadap berbagai isu terkait keaksaraan dan literasi.
“Jangan kita pernah bosan dan capek untuk menyadarkan setiap individu, kelompok dan masyarakat bahwa melek huruf atau melek aksara sangatlah penting,” ujar Andi Masri, Senin (19/09).
Dia melanjutkan, bahwa program pemberantasan buta aksara ini mengingatkan akan pentingnya literasi bagi hak asasi manusia, juga menjadi sebuah upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Literasi adalah kemampuan untuk membaca dan menulis. Tanpa literasi manusia akan kesulitan dalam banyak hal,” papar pria yang akrab disapa AMM ini. (rls)
MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…
KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…
KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…
POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…
DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…