Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Pemkab Mamuju Tengah Luncurkan Program Undian Berhadiah untuk Dongkrak PAD 2026

Terdapat tiga Program unggulan berbasis Insentif yang menyasar kelompok Wajib Pajak berbeda.

MATENG, TAYANG9 — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menyiapkan strategi inovatif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan penurunan dana transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Mateng meluncurkan program insentif berupa undian berhadiah bagi wajib pajak yang patuh.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPAD) Mamuju Tengah, Imansyah, mengatakan inovasi tersebut difokuskan pada sektor pajak dan retribusi daerah yang selama ini menjadi tulang punggung PAD.

“Kami berupaya menghadirkan inovasi agar PAD tetap meningkat,” ujar Imansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026).

Ia menjelaskan, terdapat tiga program unggulan berbasis insentif yang menyasar kelompok wajib pajak berbeda.

Program pertama ditujukan kepada wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Masyarakat yang taat membayar PBB dan tidak memiliki tunggakan pada tahun sebelumnya otomatis akan mengikuti undian berhadiah emas batangan. Undian direncanakan digelar pada November atau Desember 2026 dengan hadiah masing-masing emas 3 gram, 2 gram, dan 1 gram.

Program kedua menyasar wajib pajak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Warga yang rutin membayar PKB dengan kendaraan berpelat nomor wilayah Mamuju Tengah berkesempatan mengikuti undian dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Sementara itu, program ketiga diperuntukkan bagi masyarakat pengguna jasa warung makan dan restoran. Setiap transaksi di tempat usaha yang telah menggunakan sistem Mobile Point of Sales (MPOS) akan menghasilkan struk pembelian yang otomatis menjadi kupon undian. Sistem MPOS tersebut disediakan pemerintah daerah dan ditempatkan di warung serta rumah makan yang bekerja sama.

Undian untuk program ini dijadwalkan berlangsung dua kali, yakni pada Agustus dan Desember 2026.

Pemkab Mamuju Tengah berharap program insentif tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan PAD pada 2026.

Sumber: mamujutengahkab.go.id

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Recent Posts

Tim Ekspedisi Ekologi Gandang Dewata Mapala Unasman Resmi Diberangkatkan

POLMAN, TAYANG9 - Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) Sulawesi Barat secara resmi melepas Tim Ekspedisi…

14 jam ago

Ponpes Khalwatiyah Manahilul Irfan Buka Penerimaan Santri Baru

SEJAK 11 Mei 2026 lalu, Pondok Pesantren (Ponpes) Khalwatiyah Manahilul Irfan resmi membuka Penerimaan Santri…

14 jam ago

Kuatkan Kelembagaan, STIEB IMM Polman Bangun Kerja Sama Penguatan Kekayaan Intelektual

MAMUJU, TAYANG9 — STIEB Insan Madani Mandar Polman terus memperkuat kelembagaan melalui pembangunan jejaring kerja…

1 hari ago

Dispersip Polman Gelar Pembekalan Penulisan Resensi Buku, Dorong Penguatan Budaya Literasi

POLMAN, TAYANG9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) menggelar…

1 hari ago

Biro SDM Pacu Reformasi Layanan KUA, Integrasi Data Kepegawaian Jadi Percontohan Nasional

JAKARTA,Tayang9—Kepala Biro SDM, Muhammad Zain memacu reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI hingga…

3 hari ago

Kadinsos Mamuju Tengah Perjuangkan Program Sekolah Rakyat dalam Pertemuan dengan Wamensos RI

Jakarta, Tayang9.com — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah…

3 hari ago