Pemkab Mamuju Akan Beri Sanksi Bagi ASN yang Gunakan Elpiji 3Kg

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengatakan, bahwa salah satu penyebab utama terjadinya kelangkaan tabung gas Elpiji 3 Kg, karena lemahnya fungsi kontrol atau pengawasan.

Menurut Habsi Wahid, salah satu contoh yang sangat nyata yang sering di jumpai di masyarakat adalah, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih marak menggunakan tabung gas Elpiji 3 Kg, yang seharusnya tidak perlu mengingat kondisi perekonomiannya masuk dalam kategori menengah keatas.

“Oleh karenanya, kemarin saya telah mengeluarkan surat edaran kepada ASN, untuk sesegera mengganti, men sub kembali tabung 3 Kg, yang sementara diapakai para ASN, diganti dengan 5 Kg. Dan ini sudah dilakukan,”ucap Habsi Wahid saat gelaran press confrence di Kantor Bupati Mamuju, Kamis, 23/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan, jika nantinya masih ada ASN didapati menggunakan tabung gas yang diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu tersebut, Dinas atau OPD terkait akan melakukan swiping di kediaman para ASN.

“Dan bila masih ada didapati, ya tentu perdagangan akan melakukan swiping – swiping, atau melakukan kontrol ke rumah – rumah ASN, bilamana ada, itu akan mendapatkan sangksi sebagai ASN yang tidak mentaati aturan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dengan adanya kebijakan tersebut haruslah seiring atau dibarengi dengan kesadaran masyarakat, khsususnya di Kabupaten Mamuju.

“Bagaimanapun itu kebijakan bagus, tapi kalau masyarakat juga tidak merespon, masih ada yang tidak sadar, saya kira ini akan menjadi suatu penghambat – penghambat didalam  pembangunan, maupun dalam kaitannya terhadap bagaimana mendapatkan kebutuhan-kebtuhan bahan pokok ini,” tutupnya. (*/FM) 

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

DPP KNTI: 3 Persoalan Nelayan Laliko Cermin Masalah Struktural Nelayan Tradisional Indonesia

POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…

2 hari ago

Pemerintah Desa Lekopadis Gelar Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita

POLMAN, TAYANG9 — Pemerintah Desa Lekopadis bersama Posyandu setempat melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)…

3 hari ago

CSO Sulbar Satukan Strategi Advokasi Lingkungan

POLMAN, TAYANG9 – Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) di Sulawesi Barat menyatukan langkah untuk memperkuat…

4 hari ago

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

5 hari ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

5 hari ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

5 hari ago