Bupati Majene Lukman, saat menerima bantuan logistik dari Enam Satker Kementerian Perindustriaan Sulsel. (Foto: Humas Majene)
MAJENE, TAYANG9 – Kementerian Perindustrian RI di Sulawesi Selatan yang terdiri dari enam satuan kerja (Satker) turut menyalurkan bantuannya kepada korban gempa bumi di Sulawesi Barat. Bantuan logistik dikerahkan ke posko induk Majene yang diterima langsung oleh Bupati Majene Lukman Selasa (26/01).
Enam satker tersebut diantaranya Balai Insdustri Hasil Perkebunan Makassar, Politeknik ATI Makassar, Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, SMK – SMTI Makassar, SMK – SMAK Makassar dan Akademi Komunitas Bantaeng.
Bapak Tirta selaku ketua rombongan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk belasungkawa dari Kementerian Perindustrian RI. Melalui enam satker tersebut langsung berupaya menggalang dana secara swadaya, sebagai bentuk tali kasih memebantu warga/masyarakat Majene yang menjadi korban.
“Mudah mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik demi kepentingan warga“ ucap Tirta.
Sementara itu, Bupati Majene, Lukman tak lupa mengucapkan terimakasih atas nama pemerintah dan masyarakat Majene, atas bantuan yang diberikan Kementerian Perindustrian Sulsel, semoga benilai ibadah dan berkah. “Kepada Kementerian Perindustrian RI Sulsel beserta seluruh jajaranya, bantuan kepada kami ini dapat meringankan beban masyarakat kami berdoa bantuan ini dapat bernilai ibadah dan berberkah“, ucap Lukman. (hms/**)
MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…
KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…
KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…
POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…
DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…