Bupati Majene, Lukman, saat rapat koordinasi tanggap bencana di Posko Induk Kecamatan Malunda, Jumat (05/02). (Foto: Humas Majene)
Majene, Tayang9 – Sebagai upaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana yang rusak pasca bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 SR pada 15 Januari lalu di Sulbar, secara khususnya Pemerintah Kabupaten Majene kembali menggelar rapat koordinasi tanggap bencana di Posko Induk Kecamatan Malunda, Jumat (05/02) siang kemarin.
Dalam rapat koordinasi turut dihadiri para Kepala OPD Kabupaten Majene, Camat Malunda, Ulumanda serta Tubo Sendana. Dalam rapat tersebut, Bupati Majene Lukman menyampaikan sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, ada sekitar 7000 sarana dan prasarana di wilayah Kecamatan Malunda dan Ulumanda yang membutuhkan perbaikan secapatnya.
“Pihak OPD diminta agar berpartisipasi dalam penanganan pasca gempa sesuai dengan tupoksi masing-masing, baik itu dalam perencanaan jangka pendek maupun jangka menengah”, jelas Lukman.
Selain itu, dalam rapat koordinasi tersebut dibahas juga mengenai distribusi logistik yang akan dibagikan ke wilayah terdampak di Kecamatan Malunda, Ulumanda serta Tubo Sendana.
“Kami juga berharap untuk kemandirian masing-masing wilayah yang terkena dampak di masa pemulihan pasca gempa.” harapnya. (hms/**)
MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…
KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…
KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…
POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…
DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…