Pagi, Rinai dan Kopi

IA jatuh dari langit dan itu air hujan namanya, sekaligus rejeki bagi semua yang ada di bumi. Tanaman bertumbuh dari air yang membasahi daun, batang dan akarnya untuk kebaikan kehidupan. Disitu laku mengabdi dalam perannya berjalan dengan begitu baik. Air dan tanaman sama menjalani ibadahnya sebagai ketetapan tugas yang ia emban dari sang pencipta.

Kopi bersama air menetes pelan dari penyaring menuju gelas. Dan lalu bercampur baik dengan susu. Itu juga adalah laku tulus dalam menjalani ketetapan atas kuasa pencipta. Kopi dan susu hadir ditengah kehidupan dalam tugasnya untuk diseruput oleh mereka yang begitu gandrung pada kopi.


Dan pagi adalah soal lain yang membuat kebahagiaan melengkap dalam baiknya karuniah kehidupan ini. Yang oleh kita manusia kemudian disebut sebagai ritual kebaikan pagi. Kepulan asapnya menuju langit-langit dalam rumah menyeruakkan aroma yang rasanya penting untuk selalu dibarengi dengan rasa syukur.

Bahwa betapa kehidupan telah memberikan begitu banyak kebaikan kepada kita dan segenap yang ada dan yang berada dalam kehidupan. Tersisa kini adalah, maukah kita memberikan aksentuasi dan penghargaan bahkan perhatian dan penghayatan atas itu semua. Tugas menjadi penghayat atas kehidupan dan segenap yang berlaku di dalamnya ini juga adalah tugas mulia.

Dan karena tugas mulia, maka itu juga adalah laku ibadah. Bukankah Tuhan yang pencipta selalu meminta kita untuk merenungi segenap ihwal dalam kehidupan ini. Yang darinya diharapkan membuahkan rasa takjub dan kesyukuran yang muaranya adalah mengakui betapa besar dan digdayanya kebesaran Tuhan. Dan karenanya, ayat yang berbunyi nikmat apa lagi yang akan engkau dustakan, itu menjadi kian relevan dan cocok dengan narasi ini.


Hanya sayangnya, kita selalu dan telah begitu lama merasa hebat sendiri. Seakan Tuhan tidak pernah penting dalam kehidupan ini. Kita selalu menyangka bahwa yang hebat adalah kita. Tuhan luput dari pikiran dan hati kita. Dan tatkala Tuhan kembali memberikan kita cobaan dan mengambil sedikit saja takaran kenikmatan itu, kita lalu kelimpungan dan berteriak-teriak serta menuduh Tuhan tidak adil dan tidak memihak kepada kita.

Alhasil biarkanlah pagi, rinai dan kopi sebagaimana judul catatan ini, lahir tidak hanya sebagai narasi kecil yang tak begitu penting. Tetapi juga bahagian dari ritual ringan yang semoga membuat kita menjadi pembelajar serta pejuang rasa syukur pada kehidupan yang luar biasa indah ini.

Ritual yang lahir dari perenungan pada baiknya Tuhan yang telah menciptakan pagi, rinai dan kopi. Karena, sekiranya Tuhan tidak menciptakan atau meniadakan pagi, rinai dan kopi dalam kehidupan, kita tentu tidak akan pernah bisa membayangkan, akan seperti apa kacaunya kehidupan ini. Dan begitulah adanya, saat Tuhan menghadirkan virus yang begitu kecil dan tak kasat mata saja dalam kehidupan, kita sudah luar biasa kacau dan kelimpungan dibuatnya. []

MS TAJUDDIN

belajar membaca dan menulis juga pembelajar di kehidupan

Recent Posts

Spanyol “La Masia”  dan Taman Budaya Mandar dan Museum Sulawesi Barat

ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…

7 jam ago

Perkuat Ekonomi Nelayan dan Perempuan Pesisir Polman, KNTI dan ITBM Gelar FGD Peluang Bisnis Adaptif

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…

8 jam ago

Menag Perkuat Sistem Merit, Manajemen Talenta Jadi Kunci Pengembangan SDM Kemenag

Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…

11 jam ago

Usai Tugas di Jakarta, Bupati Arsal Aras Kembali ke Mamuju Tengah dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Ribuan Warga

Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…

2 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kabubu

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…

2 hari ago

Musik dan Psikologi dalam Pengembangan Kognitif Talenta Muda

MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…

2 hari ago