POLMAN, TAYANG9 – Mengoptimalkan pencegahan Covid-19, Pemerintah Kecamatan Luyo Polewali Mandar membentuk posko induk yang diletakkan di Desa Baru Kecamatan Luyo.
Pemilihan Desa Baru sebagai lokasi posko induk penanganan covid-19 Kecamatan Luyo karena merupakan jalur utama. Sedang untuk posko alternatif ditempatkan di Kelurahan Batupanga Kecamatan Luyo.
Camat Kecamatan Luyo, Arifin Hania di Kantor Kecamatan Luyo, Kamis 29 April 2020 mengatakan, pemberlakuan posko induk di Desa Baru ini merupakan kesepakatan bersama antara pemerintah kecamatan, para kepala desa dan tim medis di Puskesmas Batupanga serta TNI/Polri.
“Ini merupakan kesepakatan bersama, dengan berbagai pihak setelah melihat kondisi lapangan. Dalam pelaksanaannya, ditentukan jadwal para petugas posko. Dimana setiap harinya ada dua orang perwakilan dari desa yang bertugas didampingi tim medis serta aparat keamanan TNI dan Polri,” beber Arifin.
Dikatakan Arifin, dalam melaksanakan tugasnya, para petugas posko melakukan pengecekan berdasarkan standar protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
“Setiap warga yang melintas melewati posko tersebut akan dilakukan pengecakan suhu tubuh dan penyemprotan disenfektan pada kendaraan atau barang bawaannya. Selain itu, juga dilakukan wawancara dan memeriksa identitas kependudukan warga. Untuk warga yang baru saja berkunjung dari luar daerah maupun luar negeri, dilakukan pendataan di posko dan selanjutnya akan dilakukan observasi serta tindak lanjut penanganan tim medis,” urainya.
Senada dengan itu, Sekertaris Kecamatan Luyo, Zainul Abidin mengatakan, berdasarkan hasil pantauan pelaksanaan kegiatan posko induk yang telah berjalan selama tujuh hari telah terdata jumlah arus lalu lintas warga dari dan menuju wilayah Kecamatan Luyo.
“Data yang telah terdokumentasi per tanggal 29 April 2020 terdapat 46 warga yang memiliki riwayat perjalanan dari berbagai daerah dan yang kembali ke desa masing-masing,” ungkapnya.
Dari data 46 warga itu, masih menurut Zainul, selanjutnya telah dilakukan observasi dan edukasi kepada mereka.
“Iya yang terdata melalui posko itu, telah kita tangani sesuai dengan protokol penanganan sebagaimana yang ditetapkan pemerintah. Kita berharap, petugas yang berjaga di posko senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugasnya,” bebernya.
Lebih lanjut dikatakan Zainul, posko bentukan pemerintah kecamatan bersama sejumlah pihak itu akan bekerja maksimal hingga tujuh hari ke depan sesuai dengan rencana pelaksanaan.
“Karenanya, sekali lagi kami berharap kerja sama semua pihak dalam mendukung kegiatan ini. Utamanya warga Kecamatan Luyo untuk secara berdisiplin mengkuti anjuran dan himbauan pemerintah. Dan segera semua ikhtiar kita ini, menjadi cara kita berjuang dalam membangun empati sosial kita atas wabah ini bersama bisa kita lalu dengan baik,” tukasnya. [**]
ADA satu adegan yang terus terngiang setelah final Piala Dunia 2026 usai kemarin. Bukan gol…
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar bekerja sama dengan Institut Teknologi…
Jakarta,Tayang9—Kementerian Agama kembali menggelar rutinitas Breakfast Meeting. Kali ini mengulas tentang Persiapan Implementasi Manajemen Talenta,…
Mateng, Tayang9.com – Usai menuntaskan agenda pemerintahan di Jakarta, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, langsung…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran…
MUSIK merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang tidak hanya menghadirkan pengalaman estetis, tetapi juga…