MAMUJU, TAYANG9 – Oknum tak bertanggung jawab kembali mencatut nama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk melakukan penipuan.
Modus yang digunakan pelaku adalah menggunakan foto Gubernur sebagai profil WhatsApp dan menghubungi sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Sulbar dengan tujuan meminta bantuan.
Beruntung, aksi tersebut gagal karena para calon korban tidak mempercayai pesan yang dikirimkan.
“Iya, ada kembali mencatut nama Gubernur dan mencoba menipu beberapa pejabat serta pengusaha,” ujar Juru Bicara Pemprov Sulbar, Mustari Mula, Senin, 16 Juni 2025.
Mustari mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi jika menerima pesan dari nomor WhatsApp yang menggunakan foto Gubernur Sulbar.
“Meskipun sampai sekarang belum ada yang dirugikan, maka kita himbau seluruh warga tidak mempercayai oknum tersebut untuk mendapatkan keuntungan namun menggunakan nama Gubernur,” tambahnya.
Pelaku disebut juga menyasar masyarakat dengan modus meminta bantuan atas nama Gubernur.
“Hati-hati jika ada yang menghubungi via WhatsApp atau telepon, mengatasnamakan Bapak Gubernur untuk memberikan bantuan. Karena ada yang mencatut nama Bapak Gubernur, dengan nomor kontak +62 8887318337, dengan modus meminta bantuan untuk membiayai suatu kegiatan,” beber Mustari.
“Jadi jelas-jelas ini hoaks, penipuan yang mencatut nama Bapak Gubernur. Masyarakat harus berhati-hati,” tegasnya.(*/Bs)
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…