Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Maraknya Perburuan Telur Ikan, DKP Sulbar Gelar Bimtek Penggunaan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

MAJENE, TAYANG9 –  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelar Bimbingan Teknis Alat Tangkap Ramah Lingkungan, bertempat di Villa Ina, Kecamatan Sendana, Rabu (25/11).

Kegiatan bertujuan menjaga kelestarian lingkungan serta menjaga kekayaan alam bahari agar dapat diwariskan pada anak cucu nanti.
.
“Bimtek ini bertujuan supaya nelayan bisa memahami sejauh mana memang nelayan itu bisa memahami alat tangkap harus seperti apa dari ukuran mata jaring. Kemudian daerah penangkapannya harus dia paham bahwa dijalur penangkapan dimana sehingga ikan yang ditangkap bukan ikan-ikan yang tidak layak tangkap,” ungkap Wawan Jurwanto, Kasi Produksi Penangkapan Ikan Provinsi Sulawesi Barat.

Ada beberapa masalah selama ini yang ditemukan misalnya perburuan telur ikan terbang yang tidak terkendali karena semakin banyak orang luar yang masuk mencari telur ikan. Sehingga, harap Wawan dibuatkan regulasi dari stakeholder terkait seperti pemerintah dan lembaga HNSI untuk menjaga kelestarian ikan terbang yang mengatur telur ikan dan penangkapan ikan terbang.

“Kegiatan ini sengaja kita undang supaya bisa menyuarakan ini. Apalagi di daerah kita inikan sudah ada anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, pak Kalma Katta bisa menganisiasi supaya dibuatkan perda untuk pengaturan telur ikan terbang dan penangkapan ikan terbang,” harapnya

Senada apa yang disampaikan oleh ketua Gapokkan kecamatan Sendana , Amrin, menurutnya hasil tangkapan ikan terbang semakin mengalami penurunan di karenakan perburuan telur ikan yang tidak terbatas

“Saat ini hasil penangkapan ikan terbang sangat menurun drastis dikarenakan banyaknya penangkap ikan telur dari luar daerah Majene sehingga memang harus dibuat kan regulasi untuk membatasi penangkapan telur ikan terbang,” beber Amrin.

Bimtek tersebut mengundang 80 orang nelayan dari Kecamatan Sendana dan pelaksanaan dibagi menjadi 2 sesi yakni penjelasan teori disesi pertama dan praktek pada sesi kedua. (Irw)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Kembangkan Bakat Seni Anak, Badara School Buka Kelas Mewarnai dan Menggambar

POLMAN, TAYANG9 – Yayasan Badara melalui Badara School menghadirkan Kelas Mewarnai dan Menggambar sebagai salah…

2 hari ago

Perpusip Sulawesi Barat Terima Karya Penulis Lokal, Perkuat Gerakan Sulbar Mandarras

MAMUJU, TAYANG9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat menerima karya tulis berjudul…

2 hari ago

5 Hektare Kebun Sawit Terbakar di Polman, Satgas Karhutla Bergerak Cepat

POLMAN, TAYANG9 - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sekitar…

3 hari ago

Pemdes Dilarang Legalkan Lahan dalam Kawasan Hutan, Jadi Kesepakatan Rakor di Karossa

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kecamatan Karossa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait permasalahan kawasan hutan dan…

3 hari ago

Ketua DWP Mamuju Tengah Kukuhkan Pengurus DWP Tingkat OPD, Tekankan Peran Strategis Istri ASN

MATENG, Tayang9.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mamuju Tengah, Ny. Radia Setya Bero,…

3 hari ago

Kemarau Ekstrem, Babinsa Kodim Polman Gencar Sosialisasi Cegah Karhutla

POLMAN, TAYANG9 - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat,…

3 hari ago