Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

KWMSB Bentuk Kepengurusan di Yogyakarta dan Jawa Tengah

Ketum KWMSB Resmi Melantik Kepengurusan di Yogyakarta-Jawa Tengah

YOGYAKARTA, TAYANG9 — Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB) resmi melantik kepengurusan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk masa bakti 2026–2030.

Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Hotel Covinton, Yogyakarta, Sabtu, 17 Januari 2026 yang dipimpin Ketua Umum KWMSB, Dr. Asriaty Alda Zain itu, Asni Azis, S.E. ditetapkan sebagai Ketua KWMSB Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bersama jajaran pengurus wilayah.

Pelantikan ini menandai penguatan struktur organisasi perempuan Mandar di wilayah perantauan yang memiliki dinamika sosial dan pendidikan cukup tinggi.

Asriaty menegaskan bahwa KWMSB tidak hanya berfungsi sebagai organisasi kekerabatan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi perempuan Mandar untuk berperan aktif di bidang sosial, pendidikan, dan pelestarian budaya.

“Keberadaan KWMSB di Yogyakarta dan Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi simpul pemersatu sekaligus motor penggerak kegiatan yang berdampak nyata,” pungkasnya.

Ia berharap, terbentuknya kepengurusan KWMSB Wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah mampu menjalankan organisasi secara solid, memperluas kontribusi sosial, serta memperkuat peran perempuan Mandar dalam ruang publik.

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Dr. H. Muhammad Zain, pengurus KWMSB Wilayah Sulawesi Selatan, serta mahasiswa asal Sulawesi Barat yang tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Dalam kesempatanyang sama, Muhammad Zain mengingatkan pentingnya merawat nilai-nilai budaya Mandar di tengah arus modernisasi.

“Budaya bukan sekadar simbol, melainkan fondasi identitas yang perlu dijaga agar generasi muda Mandar tidak tercerabut dari akar sosialnya,” kata Zain.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seminar pendidikan yang menghadirkan Yustika Noor Arifa, M.A., alumni perguruan tinggi di Inggris dan Amsterdam.

Yustika menyoroti pentingnya akses pendidikan global, jejaring intelektual, serta penguatan soft skills bagi generasi muda Mandar.

“Kompetisi saat ini bersifat lintas negara, sehingga penguasaan bahasa asing—terutama Inggris dan Mandarin—serta pemahaman kecerdasan buatan menjadi kebutuhan strategis,” tutup Yustika***

FARHAM RAHMAT

Alumnus Hukum IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta Timur dan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. selain aktif sebagai blogger juga aktif dalam pengembangan skill bahasa Inggris dan Arab serta serius nyantri di Majelis Sholawat Simpang M. Ketua Zain Office ini juga dipercaya sebagai editor di media katalogika.com, serta tercatat sebagai pemuda pelopor literasi digital Polewali Mandar

Recent Posts

Kembangkan Bakat Seni Anak, Badara School Buka Kelas Mewarnai dan Menggambar

POLMAN, TAYANG9 – Yayasan Badara melalui Badara School menghadirkan Kelas Mewarnai dan Menggambar sebagai salah…

1 hari ago

Perpusip Sulawesi Barat Terima Karya Penulis Lokal, Perkuat Gerakan Sulbar Mandarras

MAMUJU, TAYANG9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat menerima karya tulis berjudul…

2 hari ago

5 Hektare Kebun Sawit Terbakar di Polman, Satgas Karhutla Bergerak Cepat

POLMAN, TAYANG9 - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sekitar…

3 hari ago

Pemdes Dilarang Legalkan Lahan dalam Kawasan Hutan, Jadi Kesepakatan Rakor di Karossa

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kecamatan Karossa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait permasalahan kawasan hutan dan…

3 hari ago

Ketua DWP Mamuju Tengah Kukuhkan Pengurus DWP Tingkat OPD, Tekankan Peran Strategis Istri ASN

MATENG, Tayang9.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mamuju Tengah, Ny. Radia Setya Bero,…

3 hari ago

Kemarau Ekstrem, Babinsa Kodim Polman Gencar Sosialisasi Cegah Karhutla

POLMAN, TAYANG9 - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat,…

3 hari ago